Masa Pandemi, SMKN 5 Kota Tangerang Manfaatkan Digitalisasi Melalui Program Broadcasting

Tim Broadcasting SMKN 5 Kota Tangerang.

TANGERANG, BANTENEKSRES CO.ID — Pandemi COVID-19 yang sempat melumpuhkan berbagai sektor beberapa tahun lalu justru menjadi momentum masa perubahan bagi SMKN 5 Kota Tangerang. Pihak sekolah melakukan lompatan besar. Melalui optimalisasi digitalisasi melakukan percepatan program broadcasting (penyiaran). Dari situ SMKN 5 Kota Tangerang kini menjelma menjadi salah satu sekolah vokasi unggulan melalui akomodasi program ekstrakurikuler di bidang broadcasting yang akhirnya menghasilkan lulusan siap kerja berstandar nasional.

Guru Ekstrakurikuler Bidang Broadcasting SMKN 5 Kota Tangerang, Adriyanto mengungkapkan, masa pandemi merupakan era titik balik penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) berbasis digital yang efektif.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, sekolah dengan sigap menangkap arahan pemerintah terkait digitalisasi pendidikan dengan menyiapkan infrastruktur penunjang secara maksimal.

“Pada masa pandemi itu adalah masa yang sangat cocok untuk menggali potensi. Pemerintah menggerakkan digitalisasi pendidikan, dan kami di sekolah tinggal memfasilitasi sarana serta prasarana. Kami buat ruang broadcasting dan lengkapi alat-alat penunjangnya, sehingga PJJ di era COVID-19 dapat berjalan lancar dengan metode yang interaktif,” ujar Adriyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar pembelajaran kejuruan dulunya adalah keterbatasan praktik akibat minimnya alat. Namun, dengan pemanfaatan teknologi, termasuk penggunaan smartphone secara optimal, kendala tersebut berhasil diatasi. Melalui program Ekstrakurikuler Broadcasting tersebut, teori dan praktik dapat berjalan beriringan secara seimbang.

Rian memaparkan, program broadcasting di SMKN 5 kini telah berkembang pesat dan menjadi salah satu andalan Unit Produksi (UP) sekolah. Berbagai proyek dari luar sekolah sukses dikerjakan berkat keahlian siswa dalam mengelola media sosial dan produksi konten audiovisual.

” Kunci keberhasilan program ini terletak pada sistem regenerasi yang berjalan konsisten dari tahun ke tahun. Para siswa senior yang telah berpengalaman turun langsung ke lapangan secara aktif menularkan ilmu dan keterampilannya kepada generasi junior,” paparnya.

Rian menyebut, prestasi paling membanggakan dari konsistensi program broadcasting SMKN 5 adalah keterlibatan siswa dan alumninya dalam ajang nasional bergengsi. Selama tiga tahun berturut-turut, siswa-siswi SMKN 5 Kota Tangerang dipercaya untuk dilibatkan dalam tim dokumentasi kenegaraan dalam momentum Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka melalui Garda Bahasa Nusantara (GBN).
Para siswa pilihan ini bertugas melakukan pengambilan gambar dan video untuk dokumentasi resmi peringatan 17 Agustus.

Pengalaman berharga ini semakin lengkap karena mereka mendapatkan sertifikat resmi langsung dari Sekretariat Negara.

“Banyak dari anak-anak SMK 5 yang dilibatkan untuk meliput dan mendokumentasikan acara di Istana. Kolaborasi antara siswa aktif dan alumni ini sudah berjalan kurang lebih tiga tahun berturut-turut,” pungkas Rian.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SKN 5 Kota Tangerang, Muhammad Drajat Yulianto menyampaikan, program eskul broadcasting SMKN 5 membuktikan bahwa sekolah kejuruan mampu merespons tantangan zaman secara inovatif, mencetak talenta-talenta muda kreatif yang tidak hanya siap bersaing di dunia industri, tetapi juga mengambil peran di panggung nasional. Hal ini menjadi fondasi digitalisasi yang kuat di lingkungan sekolah tersebut.

Drajat menambahkan, pengalaman berharga dari era pandemi tersebut, tidak lantas berhenti pada pengembangan di bidang program ekstrakurikuler, namun saat ini, sistem digital telah merambah ke berbagai lini operasional sekolah, termasuk dalam hal efisiensi anggaran dan efektivitas kegiatan belajar mengajar.

“Sekarang ujian dan Uji Kompetensi Keahlian (TSK) sudah pakai handphone. Cara-cara manual seperti cetak atau fotokopi soal sudah hilang. Efisiensi anggaran tercapai, dan digitalisasi benar-benar optimal di bidang ini,” tutuupnya.(*)

 

 

 

Pos terkait