CISOKA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tangerang khususnya di Kecamatan Cisoka, membuat UPTD Puskesmas Cisoka mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap sejumlah penyakit yang kerap muncul akibat perubahan cuaca dan kondisi lingkungan.
Beberapa penyakit yang perlu mendapatkan perhatian, di antaranya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, batuk, pilek, serta dehidrasi. Dan itu, harus di perhatikan oleh masyarakat di musim kemarau seperti saat ini.
Kepala UPTD Puskesmas Cisoka drg. Reta Rianti mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya laporan mengenai penyakit berbahaya yang berkaitan langsung dengan musim kemarau. Meski demikian, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah munculnya gangguan kesehatan yang lebih serius.
“Sejauh ini kami belum menerima laporan terkait penyakit berbahaya yang muncul selama musim kemarau. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap penyakit yang sering muncul pada kondisi cuaca panas dan kering,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 4 Agustus 2026.
Menurutnya, kasus penyakit yang paling sering ditemukan selama musim kemarau adalah ISPA, diare, batuk, dan pilek. Kondisi tersebut umumnya masih dapat ditangani dengan baik apabila masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Sebagian besar kasus yang kami temukan masih tergolong ringan dan dapat ditangani dengan baik. Namun, masyarakat jangan menyepelekan gejala yang muncul karena penanganan sejak dini akan mempercepat proses penyembuhan sekaligus mencegah komplikasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa meningkatnya kasus ISPA tidak terlepas dari berbagai faktor, seperti banyaknya debu akibat cuaca kering dan kebiasaan membakar sampah yang masih dilakukan oleh sebagian masyarakat.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan karena asap yang dihasilkan dapat memicu gangguan pada saluran pernapasan. Selain itu, debu yang beterbangan saat musim kemarau juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko ISPA,” jelasnya.
Reta juga meminta masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah terjadinya dehidrasi. Selain itu, kebersihan makanan dan lingkungan harus selalu dijaga untuk menekan risiko penyebaran penyakit diare.
“Pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup setiap hari, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia. Kemudian, biasakan mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi,” tuturnya.
Sebagai langkah pencegahan, UPTD Puskesmas Cisoka terus menggencarkan berbagai program pelayanan kesehatan, salah satunya melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan secara berkala di berbagai wilayah.
“Kami terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis. Program ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” ungkap drg. Reta Rianti.
Ia berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat selama musim kemarau berlangsung.
“Kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya masing-masing. Dengan langkah pencegahan yang tepat, kami berharap masyarakat dapat terhindar dari berbagai penyakit yang sering muncul pada musim kemarau,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











