SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, menjelaskan bahwa bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, yang dibangun di atas kawah lumpur belerang sudah disepakati warga.
Selain itu, kawah lumpur belerangnya juga mau dibuatkan wisata pemandian air panas, yang bertujuan untuk pengembangan kawasan pariwisata di Desa Cimaung.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang Adang Rahmat mengatakan, lokasi pembangunan KDMP di Desa Cimaung ini sudah disepakati pemerintah desa bersama warga melalui proses perencanaan.
Keberadaan KDMP ini nantinya diharapkan bisa menjadi pusat aktivitas perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus dapat menunjang kawasan wisata.
“Pemilihan lahan disana itu sudah disetujui sama masyarakat Desa Cimaung, tidak asal-asalan dipilih disana. Terlebih akan dikembangkan juga wisata pemandian belerang disana, termasuk UMKM nya supaya aktivitas perekonomian lancar dan sejahtera,” katanya kepada wartawan saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa 4 Agustus 2026.
Adang mengatakan, peningkatan potensi juga perlu dilakukan apalagi disana ada salah satu sumber alam yaitu belerang air panas, yang tentu akan dijadikan sebagai tempat wisata pemandian air panas.
Ia memastikan air belerang disana tidak berbahaya, seperti contohnya di wisata pemandian Batu Kuwung, Kecamatan Padarincang, jadi aman tidak ada masalah pada air belerang tersebut karena berasal dari alam.
“Nanti proses selanjutnya untuk wisata itu akan seperti apa itu desa yang melaksanakannya, nanti berarti bakal ada pembangunan sarana prasarana, supaya tambah ramai wisatawan datang. Jadi, tidak di satu titik aja ramainya, bisa menyebar keramaiannya bisa ke tempat wisatanya juga,” ujarnya.
Dikatakan Adang, KDMP di Desa Cimaung masih dalam pembangunan yang sudah 92 persen sebentar lagi akan selesai, yang kemungkinan akhir Agustus ini tuntas pembangunannya.
Kemungkinan apabila KDMP itu sudah terbangun dan beroperasi, kedepannya bakal dilanjutkan dengan pembangunan wisata pemandian air panas belerangnya.
“Target akhir Agustus sudah selesai dibangun, kalau untuk beroperasi tergantung dari pemerintah pusat. Kalau sudah terbangun dan beroperasi, selanjutnya dibuat wisata pemandian air panasnya supaya makin ramai didatangi,” ucapnya. (*)
Reporter : Agung Gumelar











