TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Bocil Pride 2026 tingkat SMP Kota Tangerang kembali membuktikan diri sebagai ajang strategis dalam melahirkan bibit-bibit atlet muda sekaligus memperkuat pembinaan olahraga pelajar.
Antusiasme ribuan penonton yang memadati GOR Dimyati saat partai final cabang olahraga bola basket, Minggu malam (2/8), menjadi bukti meningkatnya perhatian masyarakat terhadap olahraga basket di kalangan pelajar.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri Septiawan Permana, menilai penyelenggaraan Porseni tahun ini menjadi yang paling semarak dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Menurutnya, membludaknya penonton menunjukkan keberhasilan kolaborasi Dinas Pendidikan Kota Tangerang dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Tangerang dalam membina atlet usia sekolah.
“Ini merupakan buah dari kontinuitas dan komitmen Dinas Pendidikan bersama Perbasi dalam membina bola basket pelajar,” ujarnya, Minggu malam (2/8).
Ia mengatakan, Porseni tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarsekolah, tetapi juga berfungsi sebagai wadah pencarian atlet-atlet potensial yang nantinya dipersiapkan memperkuat Kota Tangerang di berbagai kejuaraan.
Menurutnya, keberhasilan Kota Tangerang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tidak lepas dari pembinaan berjenjang yang dilakukan sejak tingkat SMP melalui kompetisi seperti Porseni.
“Porseni menjadi kanal bagi kami untuk menemukan banyak atlet pelajar. Hampir 70 persen atlet basket yang kami bawa pada Popda berasal dari anak-anak SMP. Artinya, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, pembinaan olahraga akan terus diperkuat dengan menghadirkan kompetisi basket tingkat sekolah dasar (SD) agar proses regenerasi atlet berlangsung lebih dini.
“Basket bukan hanya ruang untuk meraih prestasi, tetapi juga ruang pembentukan karakter anak-anak sejak dini. Karena itu kami akan terus bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menghadirkan kompetisi yang berjenjang,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga di Kota Tangerang merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Perbasi, sekolah, orang tua, hingga masyarakat.
“Ini menjadi komitmen bersama. Pemerintah, DPRD, induk organisasi olahraga, sekolah, orang tua, hingga masyarakat bergotong royong menciptakan ekosistem yang sehat bagi perkembangan olahraga di Kota Tangerang,” tuturnya.
Selain melahirkan atlet berprestasi, ia menilai Porseni juga berhasil menanamkan nilai-nilai sportivitas kepada para pelajar.
“Yang paling penting, mereka belajar menerima kekalahan dengan lapang dada dan pemenang tidak bersikap jumawa. Basket mengajarkan rasa hormat, kerja sama, komunikasi, dan karakter. Anak-anak tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga prestasi di bidang olahraga,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP/MTs Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Anastasia Tri Setiyawati, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Porseni tahun ini. Menurutnya, tingginya partisipasi peserta, guru, hingga alumni menjadi gambaran bahwa kompetisi tersebut semakin mendapat tempat di kalangan masyarakat.
“Kegiatan Porseni ini memang kegiatan yang sangat luar biasa dan menjadi agenda rutin setiap tahun. Kami berharap tahun depan penyelenggaraannya bisa lebih baik daripada tahun ini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kinerja dewan juri yang dinilai mampu menjalankan tugas secara profesional sehingga seluruh pertandingan berlangsung sportif.
“Kalau hasil penilaiannya sangat memuaskan. Juri dan timnya sudah sangat luar biasa,” katanya.
Ia menyebut antusiasme peserta menjadi modal penting dalam melahirkan atlet-atlet muda berbakat di Kota Tangerang.
“Antusiasme murid-murid luar biasa. Mereka sangat aktif, bahkan alumni juga ikut memberikan dukungan. Suasananya benar-benar keren dan ini harus terus dipertahankan,” ungkapnya.
Menurutnya, Porseni merupakan bagian dari upaya Dinas Pendidikan dalam meningkatkan prestasi peserta didik, khususnya di bidang olahraga.
“Porseni ini jelas bertujuan meningkatkan prestasi siswa, khususnya di bidang olahraga,” tegasnya.
Ia berharap penyelenggaraan Porseni terus ditingkatkan agar semakin banyak atlet muda berprestasi yang lahir dari sekolah-sekolah di Kota Tangerang.
“Mudah-mudahan kegiatan Porseni ini terus berjalan dengan lebih baik lagi untuk meningkatkan prestasi siswa di bidang olahraga. Anak-anak yang hari ini belum berprestasi, semoga ke depan bisa menjadi siswa yang berprestasi,” tutupnya. (*)










