TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui rotasi dan promosi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rotasi dan promosi itu tertuang dalam Keputusan Bupati Tangerang Nomor 834 Tahun 2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Dalam keputusan tersebut, empat pejabat eselon II mengalami rotasi. Asep Suherman dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata. Ratih Rahmawati ditugaskan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dadan Gandana menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), sedangkan Muchamad Solehhudin dipercaya memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Selain rotasi, Pemkab Tangerang juga memberikan promosi jabatan kepada dua pejabat. Camat Cikupa, Supriyadi, diangkat sebagai Kepala Dinas Pendidikan.
Sementara Yudiana, yang sebelumnya dikenal sebagai Kepala Bagian Protokol Pimpinan, dipromosikan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, rotasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi pemerintahan.
Menurutnya, penyegaran organisasi diperlukan agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Saya berharap para pejabat yang diberikan amanah dapat segera beradaptasi, bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” kata Maesyal, Jumat 31 Juli 2026.
Ia menegaskan, setiap pejabat memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Tangerang. Karena itu, kolaborasi lintas perangkat daerah, inovasi, serta komitmen terhadap pelayanan publik harus terus diperkuat.
“Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja dengan semangat kebersamaan, saling bersinergi, dan berorientasi pada hasil. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya. (*)











