Minggu Semangat, Pemdes Legok Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Minggu Semangat, Pemdes Legok Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Pemdes Legok, Bersama masyarakat melakukan aksi gotong royong Minggu semangat membersihkan lingkungan di wilayah Desa Legok. Randy/Bantenekspres.co.id

LEGOK, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Legok bersama seluruh unsur masyarakat menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan melalui program bertajuk Minggu Semangat. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, warga bersama aparatur desa melakukan pembersihan selokan, mengangkut sampah yang menumpuk, serta membersihkan saluran air yang tersumbat agar aliran air kembali lancar.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Legok Mulyana mengatakan, bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama pada musim kemarau.

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan terbebas dari berbagai penyakit.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujar Mulyana Kepada Bantenekspres.co.id, Minggu 2 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, sampah yang menumpuk di saluran air berpotensi menyebabkan berbagai persoalan, mulai dari tersumbatnya aliran air hingga menimbulkan bau tidak sedap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

“Kami tidak ingin ada saluran air yang tersumbat akibat sampah. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa membuang sampah pada tempatnya merupakan kewajiban bersama,” katanya.

Mulyana menambahkan, program Minggu Semangat tidak hanya berfokus pada kegiatan bersih-bersih lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah desa dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami bisa bertemu langsung dengan masyarakat, mendengar berbagai masukan, serta membangun komunikasi yang lebih baik. Hubungan yang harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat merupakan modal penting dalam membangun desa,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga semangat gotong royong tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat.

“Kami ingin budaya gotong royong terus tumbuh dan menjadi kebiasaan. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan yang ada di lingkungan dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan cepat,” tuturnya.

Selain itu, Mulyana juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai maupun membakar sampah sembarangan karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Pos terkait