BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangsel Bekali Ahli Waris dengan Pelatihan Usaha dan Literasi Keuangan

Sekda Kota Tangsel Bambang Noertjahjo (tengah) didampingi Kepala Kantor Wilayah Banten BPJS Ketenagakerjaan Muhyiddin, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tangsel Muhammad Imam Saputra foto bersama seusai pelatihan PEKA. BPJS Ketenagakerjaan For Bantenekspres.co.id

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tangsel bersama Pemkot Tangsel terus memperkuat perlindungan bagi pekerja dan keluarganya, tidak hanya melalui pemberian santunan, tetapi juga dengan program pemberdayaan ekonomi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) yang dipadukan dengan literasi keuangan bagi para penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan berlangsung di Gedung Gallery Koperasi dan UMKM Kota Tangsel.

Bacaan Lainnya

Pelatihan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tangsel Bambang Noertjahjo, Kepala Kantor Wilayah Banten BPJS Ketenagakerjaan Muhyiddin, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tangsel Muhammad Imam Saputra.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan usaha ekonomi kreatif, pengelolaan keuangan keluarga, perencanaan keuangan, hingga pentingnya membangun kebiasaan menabung dan mengelola pendapatan secara bijak.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tangsel Muhammad Imam Saputra mengatakan, Program PEKA merupakan bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat agar tetap memiliki semangat untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi.

“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan manfaat berupa santunan, tetapi juga menghadirkan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan ekonomi para penerima manfaat,” ujarnya dalam keterangannya.

Imam berharap, melalui pelatihan PEKA dan literasi keuangan, peserta dapat memiliki bekal untuk mengembangkan usaha, mengelola keuangan dengan baik, serta menciptakan masa depan yang lebih sejahtera.

“Melalui pelatihan ini kami berharap peserta mampu membangun usaha yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memiliki kemandirian ekonomi,” tambahnya.

Selain meningkatkan kemampuan berwirausaha, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat. Dengan pemahaman literasi keuangan yang baik, peserta diharapkan mampu menyusun skala prioritas kebutuhan, mengatur arus kas, serta merencanakan masa depan finansial keluarga secara lebih matang.

Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk mengembangkan usaha yang sedang dirintis.

“BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tangsel menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemkot Tangsel dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi peserta maupun ahli waris penerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutupnya. (*)

Pos terkait