FKP Kabupaten Tangerang Dampingi Puluhan Wirausaha Muda Naik Kelas Lewat Program Inkubasi Bisnis

Mengunjungi stand wirausaha muda dalam program inkubasi bisnis

TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Tangerang mendampingi puluhan wirausaha muda agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan melalui program inkubasi bisnis.

Inkubasi bisnis tahun ini berasal dari beragam sektor usaha. Mulai dari kuliner, usaha kerajinan, pertanian, perikanan, konveksi berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI), hingga startup digital lokal yang menghadirkan platform barter barang, jasa, maupun transaksi jual beli.

Bacaan Lainnya

Pelaku usaha ini, nantinya akan diberikan pelatihan cara mengelola keuangan, mengurus perizinan, marketing, hingga pengembangan usaha.

Ketua Umum FKP Kabupaten Tangerang, Bagus Muhamad Rijal, mengatakan program inkubasi kewirausahaan telah memasuki tahun kelima kerja sama dengan Disporabudpar. Pada tahun ini, sebanyak 43 peserta mengikuti tahap seleksi, namun hanya 40 peserta yang dinyatakan lolos setelah tiga peserta tidak memenuhi persyaratan administrasi.

“Hari ini merupakan tahapan seleksi. Besok para peserta akan mendapatkan materi pelatihan sekaligus stimulan usaha sekitar Rp2 juta. Harapannya bantuan tersebut menjadi pemantik semangat sekaligus tambahan modal agar usaha mereka bisa berkembang,” ujar Bagus, Rabu 29 Juli 2026.

Bagus menjelaskan, peserta berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. Hampir seluruh dari 29 kecamatan mengirimkan perwakilan, baik secara individu maupun komunitas.

Dikatakan Bagus, setelah dinyatakan lolos, seluruh peserta akan menjadi binaan Disporabudpar dengan pendampingan intensif dari FKP. Pembinaan tidak berhenti setelah pelatihan selesai, melainkan berlanjut melalui berbagai program peningkatan kapasitas usaha.

“Empat puluh peserta ini akan kami dampingi secara berkelanjutan. Mulai dari pelatihan pengelolaan keuangan, pemasaran, legalitas usaha, hingga pengemasan produk. Targetnya tentu agar mereka bisa naik kelas,” katanya.

Bagus mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki FKP, terdapat hampir 300 ribu wirausaha muda di Kabupaten Tangerang yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah peserta inkubasi masih harus dilakukan secara bertahap.

Meski demikian, kata dia, jumlah peserta terus meningkat setiap tahun. Program yang semula hanya diikuti 10 peserta, kemudian bertambah menjadi 20 orang, 25 orang, hingga kini mencapai 40 peserta.

Ia berharap pemerintah daerah dapat terus menambah dukungan anggaran agar semakin banyak pelaku usaha muda memperoleh kesempatan yang sama.

“Setiap tahun pesertanya berbeda agar pemerataan manfaat bisa dirasakan lebih banyak anak muda. Semoga ke depan jumlah peserta terus bertambah,” ujarnya. (*)

Reporter: Dani mukarom

Pos terkait