Usai Dilantik, Kadis Kominfo Kota Serang Fokus Benahi Sistem dan Keamanan Data

Kadis Kominfo Kota Serang Tri Ningsih saat diwawancarai wartawan.

 

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang yang baru, Tri Ningsih, langsung memprioritaskan pembenahan sistem digital dan penguatan keamanan data usai dilantik. Selain itu, ia berkomitmen melanjutkan Program Serang Digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.

Bacaan Lainnya

Tri Ningsih mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah mempelajari kondisi Diskominfo secara menyeluruh, mulai dari data, server hingga aplikasi yang digunakan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

“Program Serang Digital akan kami lanjutkan dan kembangkan. Ke depan, melalui program tersebut kami ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis digital,” katanya, Selasa (28/7).

Menurut Tri, persoalan keamanan data yang sempat terjadi menjadi perhatian utama. Karena itu, ia akan melakukan pengecekan terhadap data dan server untuk mengetahui sumber persoalan sebelum menentukan langkah penanganan.

“Saya ingin mengetahui terlebih dahulu letak persoalannya, apakah berasal dari server atau dari aspek lainnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Diskominfo juga akan menginventarisasi seluruh aplikasi yang dimiliki organisasi perangkat daerah (OPD). Pendataan dilakukan untuk mengetahui aplikasi yang masih aktif, bermanfaat, maupun yang sudah tidak lagi digunakan.

“Kami akan menyurati seluruh OPD dan mengundang mereka untuk melakukan pendataan. Kalau ada aplikasi yang sudah tidak berjalan atau tidak dimanfaatkan, lebih baik dihapus karena hanya membebani kapasitas server,” jelasnya.

Ia menilai banyaknya aplikasi yang sudah tidak digunakan dapat memengaruhi kinerja sistem. Karena itu, seluruh aplikasi akan dievaluasi agar server hanya digunakan untuk aplikasi yang benar-benar mendukung pelayanan publik.

Terkait rencana penggantian server yang disebut telah digunakan sekitar lima tahun, Tri menegaskan belum akan mengambil keputusan sebelum dilakukan kajian teknis.

“Saya akan melihat terlebih dahulu apakah memang server tersebut harus diganti atau tidak. Kami akan melakukan kajian terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat kerusakannya dan kebutuhan penggantiannya,” katanya.

Meski berlatar belakang di luar bidang teknologi informasi, Tri mengaku siap mempelajari seluruh sistem yang ada di Diskominfo. Ia juga berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk media, agar proses pembenahan berjalan optimal.

“Saya ingin mempelajari terlebih dahulu seluruh sistem yang ada, memahami kerangkanya, kemudian setelah itu saya akan masuk lebih dalam untuk melakukan pembenahan sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (*)

 

Pos terkait