RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dampak kesehatan akibat kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, kian meluas.
Posko Kesehatan Kemenkes mencatat ratusan warga di Kecamatan Rajeg mulai terserang berbagai penyakit, dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebagai keluhan paling mendominasi.
Berdasarkan data terbaru dari Pos Pelayanan Kesehatan Rajeg per periode 30 Juni hingga 5 Juli 2026, tercatat ada ratusan warga yang datang berobat akibat terpapar asap sisa kebakaran.
“Itu berdasarkan rekap total pos kesehatan (30 Juni – 5 Juli 2026) khusus untuk pos pelayanan Rajeg kemarin,” ujar Staf Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Syamsul Ahmad, dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).
Lebih lanjut, asap pekat yang membawa material berbahaya dari TPA Jatiwaringin terbukti langsung berdampak pada saluran pernapasan warga.
Dari total warga yang memeriksakan diri, ISPA menempati urutan pertama dengan 190 kasus.
Selain gangguan pernapasan, paparan polusi asap dan faktor stres lingkungan juga memicu lonjakan penyakit kronis dan gangguan fisik lainnya.
Berikut rincian diagnosa penyakit terbanyak yang ditangani di Pos Kesehatan Rajeg. ISPA 190 kasus, Hipertensi 63 kasus, sakit kepala 63 kasus, Dispepsia/Gastritis 52 kasus, Alergi/Urtikaria/Dermatitis 11 kasus, Febris (Demam) 8 kasus, Konjungtivitis (Iritasi Mata) 4 kasus, dan lain-lain 8 kasus.
Pihak kesehatan mengimbau warga, terutama anak-anak dan lansia, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan.
Jika terpaksa keluar rumah, warga sangat disarankan menggunakan masker medis atau masker kain berlapis guna meminimalisir hirupan partikel debu sisa pembakaran.
Posko kesehatan Kemenkes dan puskesmas setempat dipastikan akan terus bersiaga melayani warga yang mengalami pemburukan gejala kesehatan dalam beberapa hari ke depan. (*)











