Pemdes Curug Wetan Kembangkan Budidaya Melon, Dorong Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Ekonomi Warga

Pemdes Curug Wetan Kembangkan Budidaya Melon, Dorong Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Ekonomi Warga
PANEN : Warga Desa Curug wetan, saat menikmati panen buah melon yang di tanam oleh BUMDes Curug Wetan. Randy/Bantenekspres.co.id

CURUG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui budidaya tanaman melon.

Program ini dilakukan secara berkelanjutan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama masyarakat sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Bacaan Lainnya

Pengembangan budidaya melon tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemdes Curug Wetan dalam mengoptimalkan potensi desa. Selain mendukung ketersediaan pangan, kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Kepala Desa Curug Wetan Muhamad Sobri mengatakan, bahwa pengembangan ketahanan pangan melalui budidaya melon merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendorong masyarakat agar lebih produktif dan mampu memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui kegiatan usaha yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Ketahanan pangan menjadi salah satu hal penting yang terus kami dorong di Desa Curug Wetan. Kami ingin potensi yang ada di desa bisa dimanfaatkan dengan baik, salah satunya melalui budidaya tanaman melon yang dikembangkan bersama BUMDes dan masyarakat,” ujar Sobri kepada Banteneskpres.co.id, Minggu 18 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, keterlibatan BUMDes dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan program tersebut. Melalui kerja sama yang baik, budidaya melon diharapkan dapat menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami ingin BUMDes tidak hanya menjadi lembaga usaha desa, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong agar program ketahanan pangan ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga,” katanya.

Sobri menambahkan, pengembangan budidaya melon juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk terlibat dalam sektor pertanian dan usaha produktif. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi turut berperan aktif dalam mengembangkan potensi ekonomi desa.

“Kami ingin masyarakat ikut terlibat dan bersama-sama membangun usaha yang produktif. Kalau potensi desa dikelola dengan baik, tentu bisa menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.

Ia juga berharap pengembangan budidaya melon dapat terus ditingkatkan melalui pengelolaan yang baik, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pemasaran hasil panen. Menurutnya, keberhasilan usaha pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses produksi, tetapi juga kemampuan dalam menjaga kualitas dan memperluas akses pasar.

“Ke depan, kami berharap budidaya melon ini semakin berkembang. Kami ingin hasilnya tidak hanya bisa dinikmati dari sisi produksi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang baik sehingga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sobri menegaskan bahwa Pemdes Curug Wetan akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi desa.

Ia menilai, program ketahanan pangan perlu dijalankan secara berkelanjutan dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat. Dengan kerja sama tersebut, potensi lokal diharapkan dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Kami ingin program ini terus berjalan dan berkembang. Harapannya, masyarakat semakin produktif, BUMDes semakin maju, dan ketahanan pangan di Desa Curug Wetan semakin kuat. Yang paling penting, program ini bisa membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Pos terkait