Pemkot Tangsel Terima Hibah 2.300 Bibit Pohon dan Lima Beasiswa Magister Hukum dari STIH IBLAM

Wali Kota Tangsel Bemyamin Davnie (kiri) dan Ketua Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen (LPIHM) IBLAM Rahmat Dwi Putranto (kanan) menanam pohon di kawasan Kantor Kecamatan Serpong Utara. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

SERPONG UTARA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM melalui program penghijauan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kerja sama tersebut diwujudkan dalam bentuk hibah 2.300 bibit pohon serta pemberian lima beasiswa bagi calon mahasiswa program Magister Hukum. Penyerahan bibit pohon tersebut diterima Wali Kota Tangsel Benyamim Davnie dari Ketua Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen (LPIHM) IBLAM Rahmat Dwi Putranto.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bibit pohon yang dihadiri Ketua STIH IBLAM Angkasa, Perwakilan dari LEMHANAS Mayjen Tni Pur Prof. H.C Dr. Rido Hermawan, Kepala LP3M IBLAM Prof. Dr. RR. Dewi Anggraeni, Camat Serpong Utara Dahlan dan lainnya tersebut dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Serpong Utara, Selasa, 30 Juni 2026.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, ribuan bibit pohon yang diterima terdiri dari berbagai jenis tanaman hortikultura, tanaman buah, serta pohon pelindung yang akan ditanam di wilayah Kecamatan Serpong Utara.

“Kerja sama ini meliputi dua hal, yakni hibah 2.300 bibit pohon hortikultura, buah-buahan, dan pohon pelindung untuk Kecamatan Serpong Utara, serta bantuan lima beasiswa bagi calon mahasiswa Magister Hukum,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 30 Juni 2026.

Benyamin menambahkan, program tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan di tengah meningkatnya suhu udara akibat perubahan iklim.

“Kita tahu saat ini cuaca semakin panas. Karena itu bumi dan masyarakat membutuhkan lebih banyak penghijauan. Kami mengapresiasi inisiatif dari pihak kampus yang telah menghibahkan ribuan bibit pohon,” tambahnya.

Bibit pohon yang diserahkan terdiri atas berbagai jenis tanaman, seperti petai, jengkol, durian, jambu, alpukat, mangga, sengon, serta sejumlah pohon pelindung lainnya. Seluruh bibit tersebut akan didistribusikan ke tujuh kelurahan di Kecamatan Serpong Utara melalui koordinasi pemerintah kecamatan.

“Nanti Pak Camat akan membagikan ke tujuh kelurahan yang ada dan menentukan titik-titik penanamannya,” jelasnya.

Benyamin menegaskan, keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga pemeliharaan hingga pohon tumbuh dengan baik. Karena itu, pemerintah kelurahan bersama RT dan RW akan dilibatkan dalam proses perawatan tanaman.

“Bukan hanya menanam, tetapi juga harus dirawat sampai tumbuh. Kelurahan bersama RT dan RW akan bertanggung jawab dalam pemeliharaannya,” terangnya.

Selain program penghijauan, lima beasiswa Magister Hukum yang diberikan akan disalurkan kepada calon penerima melalui proses seleksi berdasarkan rekomendasi Pemkot Tangsel.
“Saya berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di bidang pendidikan maupun pelestarian lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen (LPIHM) IBLAM Rahmat Dwi Putranto mengatakan, pihaknya memberikan lima beasiswa penuh bagi putra daerah Kota Tangsel sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat sekaligus rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 IBLAM yang akan diperingati pada 12 Juli 2026.

Program tersebut merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap pengembangan sumber daya manusia di Kota Tangsel yang dinilai terus berkembang menjadi salah satu pusat perekonomian di wilayah Banten.

“Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat IBLAM sekaligus rangkaian menuju HUT ke-33 IBLAM. Kami melihat Kota Tangsel sebagai daerah yang berkembang sangat pesat sehingga perlu didukung melalui peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Rahmat menambahkan, kerja sama dengan Pemkot Tangsel juga didorong oleh kedekatan yang telah terjalin antara pihak kampus dengan pemerintah daerah. Sebagai bentuk apresiasi atas sinergi tersebut, IBLAM memberikan lima beasiswa penuh bagi putra-putri terbaik asal Kota Tangsel yang akan direkomendasikan oleh Pemkot Tangsel.

“Kami memberikan lima beasiswa penuh untuk putra daerah terbaik Tangsel. Proses seleksi dan rekomendasinya diserahkan kepada Pak Wali Kota beserta jajaran,” tambahnya.

Rahmat menjelaskan, penerima beasiswa merupakan calon mahasiswa program sarjana (S1). Penentuan penerima dapat didasarkan pada prestasi akademik maupun nonakademik sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah daerah.

“Bisa berdasarkan prestasi akademik, prestasi olahraga, atau potensi lainnya. Kami memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah untuk menentukan indikatornya,” jelasnya.

Ia menambahkan, beasiswa tersebut akan diberikan hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Namun, penerima tetap harus memenuhi persyaratan akademik yang ditetapkan kampus.

“Karena ini beasiswa penuh, tentu diberikan sampai lulus. Tetapi ada evaluasi akademik. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tidak boleh di bawah 3,00. Kalau di bawah itu tentu akan kami evaluasi,” ungkapnya.

Selain memberikan beasiswa, IBLAM juga menyerahkan ribuan bibit pohon kepada Pemkot Tangsel sebagai bagian dari program pelestarian lingkungan.

Rahmat menyebutkan, kegiatan penghijauan bukan hanya dilakukan di Kota Tangsel, tetapi juga telah dilaksanakan di sejumlah daerah lain, seperti Tegal dan Banyuwangi.

“Kami memang memiliki program penanaman pohon di beberapa daerah. Sebelumnya juga sudah dilakukan di Tegal dan Banyuwangi. Kota Tangsel menjadi salah satu daerah yang kami nilai penting untuk terus didukung melalui program lingkungan dan pendidikan,” tuturnya. (*)

Reporter : Tri Budi

Pos terkait