CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pembinaan olahraga padel di Kota Tangsel mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu terlihat dari keberhasilan pasangan Muhammad Rafly dan Muhammad Revan menjadi juara Kejuaraan Daerah (Kejurda) Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Banten 2026.
Rafly dan Revan yang merupakan pasangan dari PBPI Kota Tangsel tampil sebagai juara setelah mengalahkan Arwin Wijaya/Kevin Michael pada partai final di Dewa United Padel BSD, Minggu, 13 September 2026. Dalam pertandingan tersebut, Rafly/Revan menang meyakinkan dengan skor 6-4 dan 6-1 dalam format Best of Three Sets.
Sekretaris Jenderal PBPI Kota Tangsel Maheksa Akni mengatakan, prestasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pembinaan atlet padel di Tangsel mulai menghasilkan atlet yang mampu bersaing di level provinsi.
Menurutnya, Kejurda bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet sekaligus memetakan potensi yang bisa dikembangkan ke jenjang lebih tinggi.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan atlet melalui klub, komunitas dan kompetisi mulai menghasilkan prestasi yang dapat bersaing di tingkat provinsi,” ujarnya, Selasa, 15 September 2026.
Maheksa menambahlan, selain meraih gelar juara Rafly dan Revan juga mendapatkan kesempatan membawa nama Banten pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBPI 2026 yang dijadwalkan berlangsung pertengahan November mendatang.
Keduanya memiliki modal pengalaman bertanding di sejumlah kompetisi nasional. Rafly dan Revan sebelumnya tercatat sebagai pasangan dalam beberapa turnamen, termasuk FIP Bronze Indonesia I 2026 di Yogyakarta.
“Pengalaman ini diharapkan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional. Keduanya kini memiliki waktu untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan strategi sebelum tampil di Kejurnas,” tambahnya.
Maheksa menilai, perkembangan padel di Banten, khususnya Kota Tangsel, perlu diikuti dengan sistem pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Pembinaan tersebut tidak hanya melibatkan atlet dan pelatih, tetapi juga pengurus PBPI kota dan kabupaten, klub, akademi, komunitas, hingga pengelola venue.
“Dengan semakin banyaknya kompetisi, diharapkan muncul lebih banyak atlet potensial dari Banten yang dapat bersaing di tingkat nasional,” jelasnya.
Prestasi Rafly dan Revan di Kejurda PBPI Banten 2026 pun menjadi salah satu pijakan awal bagi PBPI Kota Tangsel untuk terus mengembangkan olahraga padel dan melahirkan atlet-atlet berprestasi. (*)











