Porprov VII Banten 2026 Kian Dekat, Kota Tangsel Siap Turunkan Atlet di 60 Cabor

Pegawai sedang merapikan lapangan cabang olahraga tenis lapangam milik Dispora Kota Tangsel di kawasan Kecamatan Pondok Aren. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kota Tangsel terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah sekaligus peserta dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang akan digelar pada 15-27 November 2026 mendatang.

Ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten tersebut akan mempertandingkan 60 cabang olahraga (cabor). Pemerintah Kota Tangsel bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel terus melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan Porprov berjalan lancar dan sesuai target.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangsel Mukroni mengatakan, seluruh persiapan teknis terus berjalan, termasuk koordinasi dengan panitia penyelenggara dan KONI Banten.

Menurutnya, terkait pendanaan pelaksanaan Porprov, pengelolaannya berada di bawah Panitia Besar (PB) Porprov VII Banten 2026. Sementara untuk keikutsertaan atlet, Kota Tangsel berencana mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sudah final sebanyak 60 cabor. Tangsel berencana mengikuti seluruh cabang tersebut, karena tidak semua kabupaten dan kota di Banten akan mengikuti semua nomor yang dipertandingkan,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Kamis, 25 Juni 2026.

Mukroni menambahkan, saat ini proses verifikasi atlet dan kesiapan cabang olahraga masih dilakukan oleh KONI Kota Tangsel. Berdasarkan data sementara, sekitar 80 persen cabang olahraga telah dipastikan siap mengikuti Porprov.

“Untuk kepastian jumlah atlet dan cabang olahraga yang akan diikuti nanti akan disampaikan langsung oleh Ketua Panitia Besar. Saat ini proses verifikasi masih terus berjalan,” tambahnya.

Selain kesiapan atlet, pemerintah juga terus memastikan kesiapan venue pertandingan. Berdasarkan hasil koordinasi dengan KONI, sekitar 80 persen venue yang akan digunakan sudah terverifikasi dan dinyatakan siap digunakan.

Meski demikian, masih terdapat beberapa venue yang saat ini sedang dalam proses penyempurnaan dan perbaikan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangsel. “Beberapa venue masih dalam tahap perbaikan. Namun secara umum kesiapan sarana dan prasarana terus menunjukkan perkembangan yang baik,” jelasnya.

Mantan Lurah Pondok Ranji ini mengaku, berbagai tahapan teknis pelaksanaan Porprov juga telah berjalan. Salah satunya melalui pertemuan bersama Technical Delegate (TD) dari masing-masing cabang olahraga yang telah menyelesaikan penetapan nomor-nomor pertandingan.

Terkait penambahan jumlah cabang olahraga, ia menjelaskan bahwa kewenangan penetapan berada di KONI Banten. Awalnya Kota Tangsel mengusulkan 52 cabang olahraga untuk dipertandingkan. Namun setelah melalui pembahasan, KONI Banten menetapkan 58 cabang olahraga dan kemudian bertambah menjadi 60 cabang olahraga.

“Penetapan jumlah cabang olahraga merupakan kewenangan KONI Banten. Awalnya usulan dari Tangsel sebanyak 52 cabor, kemudian ditetapkan menjadi 58 cabor dan terakhir bertambah menjadi 60 cabor,” tuturnya.

Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal kurang dari lima bulan, Pemkot Tangsel optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga Porprov VII Banten 2026 dapat berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi dunia olahraga di Provinsi Banten.

Sementara itu, Ketua Panitia Besar Porprov Banten 2026 yang juga Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, sejumlah tahapan teknis telah mulai dilakukan, termasuk technical delegate yang membahas nomor-nomor pertandingan.

“Kita sudah melaksanakan technical delegate, terkait nomor-nomor pertandingan sudah disepakati. Tinggal nanti oleh provinsi untuk disosialisasikan kepada seluruh cabor,” ujarnya.

Pilar menambahkan, fokus utama saat ini adalah kesiapan venue dan teknis pelaksanaan di lapangan. Pembahasan akan dilakukan secara lebih rinci agar seluruh konsep pelaksanaan dapat disepakati bersama.

Sebagai tuan rumah, Kota Tangsel harus mampu menjadi penyelenggara yang baik dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. “Kita sebagai tuan rumah harus menjadi tuan rumah yang baik. Supaya pelaksanaan teknis bisa berjalan lancar, tenang dan nyaman. Ini juga marwah Kota Tangsel,” tambahnya.

Pria yang juga menjabat Ketua PSSI Provinsi Banten ini mengungkapkan, antusiasme berbagai pihak terhadap Porprov VII Banten 2026 cukup tinggi, termasuk dari unsur Forkopimda dan pihak swasta yang ingin berpartisipasi dalam penyediaan venue.

“Gaungnya sangat baik, banyak stakeholder di Kota Tangsel yang ingin ikut berpartisipasi menjadi bagian dari venue,” jelasnya.

Terkait target, Pilar menegaskan bahwa Kota Tangael sebagai tuan rumah menargetkan juara umum, meski tetap membutuhkan persiapan matang. “Kalau saya sebagai Wakil Wali Kota targetnya tentu juara umum. Apalagi kita tuan rumah. Tapi tentu itu harus dipersiapkan dengan baik, baik dari sisi pelatih maupun atlet,” ungkapnya. (*)

Pos terkait