CIPONDOH, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur afirmasi di SDN Gondrong 2 resmi dibuka hari ini, Senin 8 Juni 2026. Diketahui, SPMB jalur afirmasi ini menjadi salah satu jalur penerimaan calon murid dari keluarga kurang mampu dan kelompok masyarakat yang mendapatkan prioritas sesuai ketentuan pemerintah.
Guru SDN Gondrong 2, Nasan Setyawan, mengatakan pelaksanaan pendaftaran tahun ini dilakukan secara daring sehingga orang tua tidak perlu datang langsung ke sekolah untuk mendaftarkan anaknya.
“SPMB jalur afirmasi sudah dibuka. Sekarang pendaftarannya online, jadi daftarnya bisa dari rumah,” ujarnya, Senin 8 Juni 2026.
Dikatakan Nasan, SPMB jalur afirmasi ini selain untuk masyarakat dengan kategori kurang mampu, juga merupakan jalur untuk memperluas akses pendidikan serta memastikan pemerataan kesempatan memperoleh layanan pendidikan bagi masyarakat bawah.
Selain itu, ia menambahkan, meski seluruh proses dilakukan secara online, pihak sekolah tetap siap memberikan informasi dan pendampingan apabila ada masyarakat yang mengalami kesulitan saat melakukan pendaftaran.
“Kalau ada yang membutuhkan bantuan atau ingin menanyakan prosedur pendaftaran, tentu akan kami bantu,” tuturnya.
Ia menjelaskan, SDN Gondrong 2 telah menyiapkan kuota khusus untuk jalur afirmasi pada pelaksanaan SPMB tahun ini. Kuota tersebut diperuntukkan bagi calon murid yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. “Untuk kuota jalur afirmasi ini tersedia untuk tujuh orang di sekolah,” jelasnya.
Selain kuota jalur afirmasi, kata Nasan, sekolah juga telah menetapkan daya tampung keseluruhan untuk penerimaan murid baru tahun ini. Ia menyebut, SDN Gondrong 2 hanya menyediakan 56 kursi untuk calon murid kelas 1.
“Kalau untuk kuota seluruhnya bagi calon kelas 1, tersedia 56 siswa untuk tahun ini,” katanya.
Ia menegaskan, kuota tersebut akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar. Masing-masing kelas direncanakan menampung sebanyak 28 murid agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih efektif. “Untuk dua kelas, masing-masing kelasnya 28 orang,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan jumlah kuota penerimaan murid baru tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun ajaran lalu, sekolah masih menerima hingga 64 murid baru. “Tahun lalu kuotanya 64 siswa, sekarang menjadi 56 siswa,” ungkapnya.
Menurut Nasan, pengurangan kuota tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi sekolah. Meski jumlah daya tampung berkurang, pihak sekolah tetap optimistis pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan lancar dan dapat menjangkau seluruh calon murid yang berhak memperoleh layanan pendidikan.
“Kami berharap kuota yang tersedia, baik untuk jalur afirmasi maupun kuota keseluruhan, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di SDN Gondrong 2,” pungkasnya. (*)











