SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kerja sama penyediaan air curah antara Perumdam Tirta Madani Kota Serang dan PT Jaya Dinasti Indonesia (JDI) diproyeksikan menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan daerah tersebut.
Direktur Utama Perumdam Tirta Madani Arif Setiawan mengatakan pada tahap awal, kebutuhan air PT JDI masih relatif kecil karena perusahaan masih berada dalam tahap konstruksi. Selama tiga bulan pertama, Perumdam akan menyuplai minimal 500 meter kubik air per bulan.
Dengan tarif yang disepakati sebesar Rp7.000 per meter kubik, Perumdam berpotensi memperoleh pendapatan sekitar Rp35 juta setiap bulan pada tahap awal kerja sama.
“Mulai bulan keempat kebutuhan diperkirakan meningkat menjadi sekitar 2.500 meter kubik per bulan sehingga pendapatan juga akan bertambah sesuai volume pemakaian,” kata Arif usai penandatanganan kerja sama, Rabu 3 Juni 2026.
Menurutnya, potensi bisnis tersebut akan terus berkembang seiring peningkatan aktivitas industri di kawasan Kasemen. Dalam proyeksi lima tahun ke depan, kebutuhan air perusahaan diperkirakan dapat mencapai sekitar 60 liter per detik.
Apabila target kebutuhan tersebut terealisasi, nilai pendapatan yang diterima Perumdam dipastikan akan meningkat signifikan dibandingkan tahap awal.
Arif menjelaskan kerja sama tersebut telah dipersiapkan sejak tahun lalu melalui berbagai tahapan administrasi, mulai dari penyusunan perjanjian, koordinasi dengan bagian hukum hingga pengurusan perizinan.
Saat ini seluruh proses administrasi telah selesai dan Perumdam tinggal melaksanakan pemasangan jaringan distribusi air ke lokasi perusahaan.
“Setelah jaringan terpasang dan air mulai mengalir, maka pembayaran akan dilakukan sesuai ketentuan dalam perjanjian kerja sama,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin menilai kerja sama tersebut menjadi contoh sinergi antara dunia usaha dan BUMD. Selain mendukung investasi, kerja sama itu juga berpotensi meningkatkan kinerja Perumdam sebagai perusahaan milik daerah.
“Yang terpenting adalah kebutuhan industri terpenuhi, investasi berjalan, dan Perumdam juga mendapatkan manfaat ekonomi dari kerja sama ini,” katanya. (*)










