CIKULUR,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ruas jalan penghubung tiga desa di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak mengalami rusak parah membuat aktivitas dan mobilitas masyarakat tersendat. Selain itu, kondisi jalan berlubang membahayakan pengguna jalan.
Basori, Warga Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur mengatakan, ruas jalan di Kampung Suminta, Desa Sukadaya tersebut menjadi akses utama penghubung menuju Desa Tambakbaya dan Desa Sukarendah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.
“Kondisi jalan rusak tersebut sudah cukup lama dan belum pernah ada perbaikan,” kata Basori, kepada wartawan, Selasa 28 April 2026.
Berdasarkan pantauan, panjang jalan yang rusak mencapai sekitar 1 kilometer. Permukaan jalan dipenuhi lubang, tidak rata, dan kerap tergenang air saat hujan turun. Saat musim hujan jalan menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan. Sementara pada musim kemarau, debu tebal dan lubang jalan dikeluhkan warga.
Menurut dia, kondisi tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat, mulai dari pengendara, petani, pedagang, hingga pelajar yang melintas setiap hari.
“Sudah puluhan tahun kondisi jalan seperti ini dan belum sama sekali ada perbaikan dari pemerintah,” ujarnya.
Lanjut dia, buruknya sistem drainase di sekitar jalan turut memperparah kerusakan. Air kerap meluap ke badan jalan ketika hujan turun sehingga permukaan jalan semakin cepat rusak.
“Drainasenya rusak dan tidak berfungsi, jadi air naik ke jalan sehingga jalan cepat rusak,” tuturnya.
Warga sempat melakukan perbaikan secara swadaya dengan menimbun sejumlah titik jalan menggunakan puing bangunan.
Selain itu, warga juga pernah menggelar aksi protes simbolik pada 2025 lalu karena jalan tak kunjung diperbaiki.
“Kami pernah membuat replika kuburan di jalan sebagai bentuk kekecewaan. Waktu itu dijanjikan tiga bulan diperbaiki, tapi sampai setahun belum ada realisasi,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan aman dilalui.
“Harapan kami sederhana, jalan ini diperbaiki agar layak dilalui. Kasihan anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari melewati jalan ini,” ucapnya.(*)









