Tangsel Usulkan 52 Cabor Porprov 2026, KONI Banten Minta Tambahan 3

Beberapa atlet cabor wall climbing Kota Tangsel sedang berlatih di Community Center Pamulang, Pamulang. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel mengusulkan 52 cabang olahraga (cabor) untuk dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Namun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten mengusulkan penambahan tiga cabor lagi.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan saat ini jumlah cabor yang akan dipertandingkan masih dalam proses pembahasan di KONI Banten.

Bacaan Lainnya

“Kita mengusulkan 52 cabor, dan KONI Banten meminta tambahan tiga cabor lagi. Sekarang masih dalam proses, nanti setelah ditetapkan akan segera disurati ke seluruh daerah,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Selasa, 27 April 2026.

Menurut Pilar, usulan penambahan tersebut muncul karena sejumlah pengurus cabang olahraga di tingkat provinsi menyatakan kesiapan untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan Porprov.

“Kalau itu keputusan provinsi, kami tentu mendukung. Prinsipnya kami siap menyelenggarakan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, rencana awal peluncuran (launching) Porprov Banten 2026 yang semula dijadwalkan akhir April kemungkinan akan mundur dan direncanakan pada 3 Mei 2026. Namun, menurutnya, yang terpenting adalah penetapan resmi jumlah cabor oleh KONI Banten.

Pilar mengungkapkan, saat ini total cabang olahraga di Kota Tangsel mencapai sekitar 58 cabor. Pada Porprov sebelumnya di Kota Tangerang, jumlah cabor yang dipertandingkan sebanyak 47, sementara Kota Tangsel mengusulkan lebih banyak agar memberikan kesempatan bagi lebih banyak cabang olahraga.

“Yang tidak diusulkan biasanya karena belum siap setelah diverifikasi. Kita sebagai tuan rumah tentu tidak ingin mengecewakan dalam penyelenggaraan,” jelasnya.

Terkait kesiapan, Pemkot Tangsel dalam waktu dekat akan mengumpulkan para pemilik venue, baik milik pemerintah maupun swasta. Beberapa fasilitas olahraga juga tengah dibangun, seperti lintasan inline skate serta sarana olahraga petanque di wilayah Pondok Aren.

“Kita tidak harus membangun semua venue dari APBD. Dengan keterbatasan anggaran, kita juga menggandeng pihak swasta, kampus, hingga TNI dan Polri untuk mendukung penyelenggaraan,” ungkapnya.

Untuk anggaran, Pemkot Tangsel telah mengalokasikan hibah kepada KONI sebesar Rp50 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp16 miliar diperkirakan digunakan untuk penyelenggaraan Porprov, ditambah bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten sekitar Rp8 miliar.

“Kalau nanti masih kurang, bisa dihitung kembali dan dimungkinkan ada penambahan di APBD perubahan. Tapi kalau cukup, tentu kita maksimalkan yang ada,” tutupnya. (*)

Reporter : Tri Budi

 

Pos terkait