Pemkot Tangsel Sabet Penghargaan Kinerja Tinggi, Peringkat 2 Se-Indonesia

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (kanan) menerima penghargaan kinerja tinggi dari Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto (kiri). Humas Tangsel For Bantenekspres.co.id

CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkot Tangsel kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Tangsel berhasil meraih peringkat kedua nasional dan mendapatkan penghargaan kinerja tinggi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, kepada Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Kantor Kemendagri, Senin, 27 April 2026.

Bacaan Lainnya

Penganugerahan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30.
Capaian tersebut diperoleh berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025. Dalam penilaian tersebut, Kota Tangsel meraih skor 3,8023 dengan status kinerja tinggi.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap laporan kinerja pemerintah daerah, mulai dari program, kegiatan hingga kebijakan anggaran.

“Penilaian ini mencakup 25 urusan wajib dan 8 urusan pilihan yang diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan. Semua kami laporkan, termasuk output dan outcome-nya,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 27 April 2026.

Menurutnya, laporan tersebut juga diselaraskan dengan dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD serta kebijakan pemerintah pusat, sehingga menghasilkan evaluasi yang komprehensif.

Berdasarkan hasil tersebut, Tangsel berhasil naik ke posisi kedua nasional untuk kategori pemerintah kota. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di peringkat delapan atau sembilan.

“Alhamdulillah sekarang kita di posisi kedua. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja,” tambahnya.

Untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut, Pemkot Tangsel telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berkomitmen menjalankan program sesuai dengan perencanaan dalam APBD.

Selain itu, pengawasan juga diperkuat melalui peran inspektorat yang secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program.

“Saya minta inspektorat aktif melakukan pengawasan. Jika ada kendala, perangkat daerah bisa berkonsultasi agar program tetap berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Benyamin berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran Pemkot Tangsel untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat daya saing daerah.

“Mudah-mudahan ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Reporter : Tri Budi

Pos terkait