Penantian 20 Tahun, Akses Jalan Baru di Desa Daon Tangerang Akhirnya Terwujud

Setelah 20 tahun, warga Desa Daon, Kecamatan Rajeg, akhirnya memiliki akses jalan baru sepanjang 250 meter. Foto: Kiriman Romadon Pardiayani for bantenekspres.co.id

RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Penantian panjang warga Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, akhirnya terjawab.

Akses jalan baru sepanjang 250 meter dibuka, mengakhiri kesulitan akses transportasi yang telah dirasakan masyarakat selama kurang lebih dua dekade.

Bacaan Lainnya

Pembangunan akses jalan ini menjadi kabar gembira bagi warga, khususnya akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kampung Cilongok.

Sebelumnya, upaya pembukaan jalan ini telah dinanti sejak masa kepemimpinan kepala desa sebelumnya, namun baru terealisasi di bawah kepemimpinan Kepala Desa saat ini, H. Johani.

Keberhasilan pembukaan akses jalan sepanjang 250 meter dengan lebar 2 meter ini merupakan buah dari komunikasi intensif yang dilakukan H. Johani dengan para pemilik lahan.

Romadon Pardiyani, warga Desa Daon sekaligus guru di SDN Daon 1 mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas terobosan ini.

Menurutnya, proses pembebasan lahan yang melibatkan tanah waris milik keluarga H. Sarip, H. Eeng dan lahan milik mantan Kepala Desa Daon H. Misar, bukanlah hal yang mudah.

“Saya jujur terharu. Sudah 20 tahun lebih, baru di zaman Pak Haji Johani akses jalan ini bisa dibuka. Kami sudah berkomunikasi sejak zaman Pak Haji Usman dan Pak Haji Misar dan alhamdulillah akhirnya terealisasi,” ujar Romadon saat dikonfirmasi, Senin, 27 April 2026.

Romadon menambahkan, kesuksesan ini tak lepas dari niat baik para pemilik lahan yang bersedia mewakafkan tanahnya demi kemaslahatan umat.

“Pak Haji Johani mengupayakan supaya tanah warisan itu bisa diwakafkan. Ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama karena di sana terdapat makam orang tua saya dan warga lainnya di Kampung Cilongok,” tambahnya.

Setelah akses jalan berhasil dibuka, pemerintah desa setempat merencanakan langkah lanjutan untuk meningkatkan kenyamanan infrastruktur tersebut.

H. Johani dikabarkan telah memiliki rencana untuk melakukan pengerasan jalan menggunakan paving block (konblok).

Langkah konkret ini disambut antusias oleh warga Desa Daon.

Kehadiran jalan baru ini diharapkan tidak hanya mempermudah akses warga ke pemakaman, tetapi juga menjadi simpul baru bagi mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Pemerintah Desa Daon berkomitmen untuk terus memantau proses pembangunan ini hingga selesai, demi memastikan manfaatnya dapat dirasakan maksimal oleh seluruh lapisan warga. (*)

Reporter: Zakky Adnan

Pos terkait