Suhu Makkah Tembus 40 Derajat, Kemenhaj Tangerang Imbau Jemaah Jaga Fisik

393 Jemaah Haji Kloter Pertama Kabupaten Tangerang Dilepas, Jamaah Dapat Uang Saku Rp750 Ribu
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid melepas jemaah haji kloter pertama di Masjid Al Amjad, Sabtu 25 April 2026. Foto Dani Mukarom/Bantenekspres.co.id

TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim, mengingatkan para jemaah haji untuk mempersiapkan kondisi fisik menghadapi suhu ekstrem di Makkah.

Menurut Hasyim, suhu di Makkah saat ini telah mencapai 37 derajat Celsius dan diperkirakan akan meningkat signifikan saat puncak ibadah haji.

Bacaan Lainnya

“Ketika puncaknya nanti bisa mencapai di atas 40 sampai 45 derajat. Karena itu kami imbau jemaah untuk banyak minum, jangan sampai dehidrasi, dan perbanyak konsumsi buah,” ujarnya usai pelepasan jemaah haji di Masjid Al Amjad, Sabtu 25 April 2026.

Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang prima. Terlebih saat memasuki fase krusial di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang berlangsung pada 8 hingga 13 Dzulhijjah.

“Ini ibadah fisik dan juga ibadah maliyah. Jadi kondisi tubuh harus benar-benar dijaga, terutama menjelang Armuzna,” katanya.

Dalam kloter pertama Kabupaten Tangerang, tercatat jemaah termuda berusia 17 tahun berasal dari Paku Haji, sementara jemaah tertua mencapai usia 88 tahun. Variasi usia ini, lanjut Hasyim, menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kebugaran seluruh jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah.

“Alhamdulillah sampai saat ini kondisi jemaah di Tanah Suci tidak terganggu oleh eskalasi tersebut. Semua berjalan lancar sejak keberangkatan ke embarkasi hingga tiba di sana,” jelasnya.

Ia kembali mengingatkan agar seluruh jemaah mematuhi arahan petugas, menjaga pola makan, istirahat cukup, serta membatasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari guna menghindari risiko kelelahan akibat cuaca ekstrem.

“Kita berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat, serta meraih predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” pungkasnya. (*)

Pos terkait