PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Perluas Dampak Sosial Lewat Program TJSL di Kabupaten Tangerang

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Perluas Dampak Sosial Lewat Program TJSL di Kabupaten Tangerang
PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar hadirkan program TJSL berkelanjutan di Kabupaten Tangerang, mencakup sektor pendidikan, sosial, kesehatan, hingga lingkungan. Foto for Bantenekspres.co.id

KEMIRI, BANTENEKSPRES.CO.ID – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program ini dijalankan secara menyeluruh dengan menyasar sektor strategis seperti pendidikan, sosial, kesehatan hingga lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Assistant Manager Umum UBP Banten 3 Lontar, Farid Setiawan, menegaskan bahwa seluruh program TJSL dirancang untuk memastikan perusahaan dapat tumbuh berdampingan dengan masyarakat sekitar.

“Program TJSL ini kami laksanakan secara terintegrasi, mencakup wilayah dari Kecamatan Kemiri hingga Kecamatan Mauk. Tujuannya adalah menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Farid, Sabtu 25 April 2026.

Di bidang pendidikan, UBP Lontar melakukan renovasi gedung MI Al Husna di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri. Perbaikan ini tidak hanya mencakup fisik bangunan, tetapi juga penyediaan sarana belajar seperti meja, kursi, buku bacaan hingga perlengkapan kebersihan, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Komitmen terhadap inklusivitas juga ditunjukkan melalui pelatihan membatik yang melibatkan siswa difabel dari Sekolah Khusus Negeri 1 Kabupaten Tangerang saat peresmian sekolah tersebut.

Selain itu, perusahaan menghadirkan program “Watt’s Up: Eksplorasi Dunia Listrik” yang bertujuan memperluas wawasan ketenagalistrikan bagi pelajar. Program ini meliputi kunjungan industri bagi siswa SMK Mutiara Bangsa hingga simulasi penanggulangan kebakaran untuk siswa SMAN 2 Kabupaten Tangerang.

Pada sektor sosial, UBP Lontar aktif merespons kondisi darurat, termasuk saat bencana banjir di awal 2026. Bersama BPBD Pos Kecamatan Mauk, perusahaan terlibat dalam evakuasi serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Sinergi juga dilakukan dengan Satuan Radar 401 Tanjung Kait melalui kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis bagi warga di Kecamatan Mauk. Selain layanan kesehatan, bantuan paket sembako turut disalurkan kepada masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, di bidang lingkungan, berbagai program berkelanjutan terus digencarkan. Di antaranya pengurugan lahan seluas 2.672 meter persegi di Desa Tegal Kunir untuk memperbaiki drainase dan mencegah erosi, serta penanaman pohon trembesi dan bambu secara rutin.

Upaya lainnya dilakukan melalui penyiraman eco enzyme di TPA Jatiwaringin bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang guna meningkatkan kualitas lingkungan. Aksi bersih sampah dan penanaman pohon juga rutin dilaksanakan, baik di dalam maupun di luar area operasional perusahaan.

Melalui pendekatan yang komprehensif ini, UBP Lontar berharap dapat memperkuat ekosistem sosial yang harmonis dan berkelanjutan.

“Kami ingin program TJSL ini tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga membangun fondasi pembangunan jangka panjang. Sinergi dengan pemerintah daerah, aparat, lembaga pendidikan dan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan ini,” tutup Farid.

Dengan berbagai program tersebut, UBP Banten 3 Lontar menegaskan perannya sebagai perusahaan energi yang tak hanya menyediakan listrik, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Pos terkait