TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Aisyah Zahira, siswi kelas 1 SD Syafana Islamic School Gading Serpong, sukses menyabet gelar bergengsi The Winner of Princess Global 2026 dalam ajang Kids & Teens Pageant Global 2026 yang berlangsung di Grand Ballroom, Vivatel Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia, belum lama ini.
Kemenangan ini menjadi bukti buah manis dari ketekunan Aisyah yang telah mengasah bakatnya sejak usia sangat dini.
Sang Ibunda, Ira Sutiara, mengungkapkan, keinginan Aisyah untuk terjun ke dunia modeling murni datang dari puterinya sendiri saat ia masih berusia tiga tahun.
“Waktu usia tiga tahun, awalnya saya tawarin les lain tapi dia tidak mau. Dia malah bilang, ‘Aku mau jadi model, Mih.’ Dia sudah paham kalau jadi model itu cantik dan bisa pakai baju desainer,” kenang Ira saat diwawancarai, Jumat, 24 April 2026.
Melihat tekad kuat sang anak, Ira memberikan dukungan penuh dengan menyekolahkan Aisyah di sekolah modeling milik tokoh kenamaan Oki Asokawati. Menariknya, semangat Aisyah begitu besar hingga ia menyelesaikan seluruh tingkatan kelas di usia lima tahun.
Perjalanan berlanjut di bawah arahan coach profesional, Kak Rejes, yang biasa melatih kontestan Putri Indonesia. Di tangan dingin sang pelatih, kemampuan Aisyah kian berkembang, tidak hanya di bidang modeling, tetapi juga merambah ke *public speaking*, akting, hingga penguasaan bahasa Inggris sebagai modal di kancah internasional.
“Persiapannya menyeluruh. Tidak hanya catwalk, tapi juga mental dan kemampuan berbicara di depan umum. Saya sempat ragu karena usianya masih di bawah enam tahun, tapi ternyata Aisyah sanggup menghadapi tantangan itu,” ujar Ira.
Ira memaparkan, Aisyah tampil sangat dominan. Ia berhasil mengungguli 29 peserta dari 12 negara, termasuk pesaing kuat dari Filipina. Tak tanggung-tanggung, dari 10 kategori yang dilombakan dalam satu acara tersebut, Aisyah berhasil memboyong delapan penghargaan sekaligus.
“Bangga sekali, karena Aisyah memang bertekad untuk menang. Selama kompetisi dari pagi sampai malam pun dia tidak mengeluh capek, benar-benar dilakukan dengan hati tanpa paksaan,” ujar Ira dengan bangga.
Selama masa kompetisi, Aisyah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai kategori, mulai dari modeling, tari tradisional, hingga public speaking dan akting. Konsistensi dan kerja kerasnya menjadi nilai lebih di mata dewan juri.
Sebelum menembus level internasional, lanjut sang ibunda, Aisyah terlebih dahulu mengukir prestasi di tingkat nasional melalui ajang Grand Runway Indonesia tahun lalu.
Sebagai pemegang gelar juara internasional saat ini, Aisyah direncanakan akan fokus menjalankan tugasnya sebagai pemenang selama setahun ke depan sebelum kembali mengikuti kompetisi-kompetisi berikutnya.
Prestasi Aisyah Zahira ini menjadi inspirasi bahwa dukungan orang tua terhadap minat dan bakat anak sejak dini, jika diarahkan dengan tepat dan konsisten, mampu membuahkan hasil yang membanggakan di level dunia.
Penampilan penuh percaya diri serta penguasaan berbagai bakat menjadi kunci kemenangan Aisyah di ajang internasional tersebut.
“Alhamdulillah, tidak menyangka bisa meraih penghargaan tertinggi. Saya sudah tampil maksimal,” ujar Aisyah dengan penuh rasa syukur.
Ia mengaku bangga karena perjuangannya selama ini mampu membuahkan hasil yang membanggakan bagi keluarga, bangsa, dan negara. “Seneng banget,” ucapnya.(*)
Reporter : Abdul Aziz










