Pelayanan Haji Perlu Evaluasi, IKAPHI Minta Pemkot Tangerang Sesuaikan dengan Embarkasi Cipondoh

Presidium Ikatan Alumni Petugas Haji Indonesia (IKAPHI) A. Jazuli Abdillah

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pelayanan haji setiap tahun menjadi tanggung jawab pemerintah pusat yang kini dikelola melalui Kementerian Haji. Namun dalam praktiknya, pemerintah daerah juga turut berperan, termasuk melalui dukungan anggaran dari APBD guna membantu peningkatan layanan bagi jemaah haji di masing-masing daerah.

 

Bacaan Lainnya

Di Provinsi Banten, keberadaan embarkasi haji di Cipondoh menjadi tonggak penting dalam peningkatan efisiensi pelayanan. Dengan fasilitas embarkasi yang sudah tersedia di wilayah sendiri, pola dukungan dan bantuan dari pemerintah daerah dinilai perlu dievaluasi agar lebih tepat sasaran.

 

Presidium Ikatan Alumni Petugas Haji Indonesia (IKAPHI), A. Jazuli Abdillah, meminta Wali Kota Tangerang untuk segera melakukan evaluasi terhadap bantuan dan dukungan yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Kota Tangerang kepada Kementerian Agama.

 

“Evaluasi ini penting untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pelayanan yang telah dilakukan, terutama dengan adanya embarkasi haji di Cipondoh yang sudah mempermudah akses jemaah,” ujar Jazuli kepada Bantenekspres.co.id, Senin 20 April 2026.

 

Ia menjelaskan, sebelum adanya embarkasi di Cipondoh, proses keberangkatan jemaah haji biasanya dilakukan melalui embarkasi Pondok Gede, Jakarta. Saat itu, rangkaian kegiatan seremonial seperti pelepasan jemaah, penyediaan transportasi, hingga fasilitas pendukung lainnya banyak dibiayai melalui APBD.

 

“Dengan hadirnya embarkasi haji di Cipondoh, kebutuhan tersebut dinilai tidak lagi sebesar sebelumnya. Oleh karena itu, Pemkot Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) diminta untuk melakukan kajian ulang terhadap alokasi anggaran agar lebih efisien dan sesuai kebutuhan saat ini,” paparnya.

 

Selain itu, Jazuli juga menyoroti mekanisme pengumpulan jemaah haji sebelum keberangkatan. Ia menilai, kebijakan mengumpulkan seluruh jemaah di Masjid Raya Al Azhom sudah tidak relevan bagi sebagian wilayah.

 

“Untuk jemaah yang berada di sekitar Cipondoh, Karang Tengah, Pinang, Ciledug, dan Larangan, sebaiknya tidak perlu lagi dikumpulkan di Al Azhom. Hal itu tidak efisien dan justru memakan waktu,” tegasnya.

 

Menurutnya, jemaah dari wilayah tersebut lebih efektif jika langsung diarahkan menuju embarkasi Cipondoh. Sementara itu, untuk jemaah dari wilayah lain yang lebih jauh, pengumpulan di satu titik masih dapat dilakukan.

 

“Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan pelayanan haji di Kota Tangerang dapat semakin optimal, efisien, serta memberikan kenyamanan lebih bagi para calon jemaah haji,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait