Atasi Banjir, Camat Pasar Kemis dan BBWSC2 Tinjau Normalisasi Kali Cirarab di Kutabaru

Camat Pasar Kemis bersama BBWSC2 lakukan survei teknis normalisasi Kali Cirarab di Kutabaru untuk atasi banjir dan pemetaan penyempitan aliran sungai. Foto: Kecamatan Pasar Kemis for bantenekspres.co.id

PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis melakukan langkah konkret dalam menangani permasalahan banjir tahunan dengan melaksanakan survei teknis rencana normalisasi bantaran Kali Cirarab, Kelurahan Kutabaru, Kabupaten Tangerang, kemarin.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Pasar Kemis Nurhanudin didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Tangerang, tim teknis dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC2) serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Survei teknis ini bertujuan untuk memetakan titik-titik penyempitan dan pendangkalan aliran sungai yang selama ini menjadi pemicu utama luapan air ke pemukiman warga saat intensitas hujan tinggi.

Dalam tinjauan tersebut, petugas terlihat melakukan pengukuran lahan dan memberikan tanda batas (pilox merah) pada sejumlah titik di bantaran sungai.

“Saat ini, kami bersama masyarakat dan unsur Polri melaksanakan survei rencana penertiban dan normalisasi Kali Cirarab. Pelaksanaan akan segera dilakukan dengan harapan tidak ada kendala di lapangan,” ujar Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, di lokasi survei.

Selain pengerukan lumpur dan pelebaran aliran sungai, pemerintah juga berencana melakukan penguatan infrastruktur pendukung di area tersebut.

“Nanti juga akan ada penguatan, mungkin ke depan ada tambahan pompa sehingga persoalan-persoalan yang selama ini ada di bantaran kali secara komprehensif bisa kita selesaikan,” tambah Nurhanudin.

Perwakilan phak BBWSC2 menegaskan, normalisasi ini merupakan upaya vital agar aliran air kembali optimal.

Sinergi antara pemerintah pusat melalui BBWSC2 dan pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Rencana normalisasi ini mendapat respons positif dari warga setempat.

Perwakilan tokoh masyarakat mengungkapkan rasa terima kasih atas respons cepat pemerintah terhadap keluhan banjir yang menghantui wilayah mereka.

“Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih atas realisasi ini. Mudah-mudahan dengan adanya normalisasi, kondisi wilayah kami semakin bagus dan bebas dari banjir,” ungkap salah seorang warga di sela-sela kegiatan.

Melalui koordinasi yang intensif dengan tokoh masyarakat dan dinas terkait, sebagian besar warga menyatakan dukungannya terhadap rencana penertiban bantaran sungai demi kepentingan keselamatan dan kenyamanan bersama. (*)

Reporter: Zakky Adnan

Pos terkait