SUKADIRI, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Dede, memilih cara tak biasa untuk memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Ia memampang daftar lengkap penerima bansos, termasuk nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), di majalah dinding (mading) kantor desa.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk transparansi agar masyarakat bisa ikut mengawasi penyaluran bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan tunai dari Kesra.
“Biar transparan. Kalau nama dan NIK-nya sama, masyarakat bisa langsung lihat. Saya tidak mau menutupi hak masyarakat,” kata Dede saat ditemui, Minggu 5 April 2026.
Menurut Dede, kebijakan membuka data penerima bansos ini sudah dilakukan sejak awal dirinya menjabat sebagai kepala desa. Tujuannya untuk menghindari kecurigaan masyarakat sekaligus mencegah praktik titipan atau permainan data.
Ia menyebut, termasuk bantuan terbaru dari Kesra sebesar Rp600 ribu untuk sekitar 1.000 warga juga diumumkan secara terbuka melalui papan informasi desa.
“Semua kita pasang di mading, tidak ada yang ditutup-tutupi,” ujarnya.
Dede menilai, keterbukaan data ini penting agar warga bisa ikut mengoreksi apabila ditemukan penerima yang tidak layak, data ganda, atau warga yang seharusnya berhak namun belum terdata.
“Kalau datanya terbuka, masyarakat bisa ikut mengawasi. Harapannya bantuan benar-benar diterima warga yang berhak,” tegasnya.
Ia berharap, langkah transparansi ini bisa mencegah kecemburuan sosial sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan adil sesuai aturan yang berlaku. (*)










