SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kwartir Ranting merupakan salah satu bagian penting dalam struktur organisasi Gerakan Pramuka yang berperan langsung dalam pembinaan kegiatan kepramukaan di tingkat kecamatan.
Secara struktur, Kwartir Ranting berada di bawah Kwartir Cabang (Kwarcab) tingkat kabupaten atau kota, Kwartir Daerah (Kwarda) tingkat provinsi, hingga Kwartir Nasional (Kwarnas) di tingkat pusat.
Di wilayah Kota Tangsel, Kwartir Ranting beroperasi di setiap kecamatan, termasuk Kecamatan Serpong. Ketua Ranting Serpong Nandang ACS mengatakan, tugas utama Kwartir Ranting adalah melakukan pembinaan langsung kepada gugus depan (gudep) yang berada di sekolah-sekolah.
“Pembinaan dilakukan kepada para pembina Pramuka di sekolah, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA atau SMK hingga perguruan tinggi,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Rabu, 29 April 2026.
Dalam kepramukaan, peserta didik dibagi dalam beberapa golongan berdasarkan usia. Untuk tingkat SD dikenal sebagai Pramuka Siaga, SMP sebagai Pramuka Penggalang, SMA/SMK sebagai Pramuka Penegak, dan perguruan tinggi sebagai Pramuka Pandega.
Di Kecamatan Serpong sendiri, terdapat sekitar 40 hingga 43 gugus depan yang terdiri dari sekolah negeri maupun swasta. Seluruh gugus depan tersebut berada dalam binaan Kwartir Ranting.
Adapun bentuk pembinaan dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti latihan gabungan, lomba keterampilan, napak tilas, jambore, hingga kegiatan perkemahan. Selain itu, pembinaan juga dilakukan secara langsung dengan turun ke gugus depan.
“Setiap gugus depan sebenarnya sudah memiliki pembina masing-masing, biasanya dari guru di sekolah. Kwartir Ranting hadir untuk mengoordinasikan dan memperkuat pembinaan tersebut,” tambahnya.
Menurutnya, dalam struktur di tingkat sekolah, kepala sekolah berperan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), yang membawahi para pembina Pramuka. Sementara itu, dalam struktur yang lebih luas terdapat Majelis Pembimbing mulai dari tingkat nasional hingga gugus depan.
Di tingkat nasional dipimpin oleh Presiden sebagai Mabinas, di tingkat daerah oleh gubernur, hingga di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Lebih dari sekadar kegiatan ekstrakurikuler, Pramuka merupakan organisasi pendidikan yang berfokus pada pembentukan karakter, kemandirian, keterampilan, serta kepemimpinan generasi muda.
“Setiap tingkatan punya fokus pembinaan berbeda. Penggalang lebih ke keterampilan, penegak ke kepemimpinan. Tapi yang utama adalah pembentukan karakter,” jelasnya.
Menurutnya, siswa yang aktif dalam kegiatan Pramuka umumnya memiliki sikap lebih mandiri, kreatif, serta mampu bekerja sama dalam tim. “Di Pramuka diajarkan sistem beregu, bagaimana bekerja sama, gotong royong, hingga keterampilan seperti pionering dan mendirikan tenda,” ungkapnya.
Untuk kepengurusan di tingkat Kwartir Ranting sendiri memiliki masa bakti selama tiga tahun. Saat ini, kepengurusan Kwartir Ranting Serpong periode 2022–2025 bersiap menggelar musyawarah ranting guna menentukan kepengurusan berikutnya.
“Insya Allah tahun ini akan dilaksanakan musyawarah ranting untuk memilih kepengurusan selanjutnya,” tutupnya. (*)









