SUKADIRI,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Darul Miftah di Kampung Gintung, RT 16 RW 03, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Peristiwa yang diduga dipicu oleh korsleting listrik tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu, 14 Juni 2026.
Kobaran api dengan cepat melahap bangunan pondok pesantren hingga menyisakan puing-puing reruntuhan yang hangus terbakar.
Beruntung, warga sekitar langsung sigap bergotong-royong melakukan proses pemadaman dan membersihkan sisa-sisa material pasca kebakaran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, percikan api pertama kali terlihat pada jam 9 pagi. Angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar dan merambat ke struktur bangunan pesantren yang sebagian besar materialnya mudah terbakar.
Dugaan sementara, penyebab utama kebakaran ini adalah adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik di salah satu area bangunan pesantren.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena bangunan utama tempat santri belajar kini rata dengan tanah.
Kepala Desa Gintung Amsuri menyampaikan, bahwa Pemilik sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Darul Miftah Ustadz Deni Bahaeki (yang akrab disapa Ustadz Buluk), mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa tempat pendidikan para santri tersebut.
”Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan, baik dari Bapak Bupati Tangerang, Camat Sukadiri, Dinas Sosial, maupun para donatur. Pondok pesantren ini merupakan tempat melahirkan generasi penerus bangsa dan mendidik anak-anak di Desa Gintung,” ujar Amsuri di sela-sela pembersihan puing bangunan.
Ia berharap pihak-pihak terkait dapat segera meninjau lokasi dan memberikan bantuan rekonstruksi agar kegiatan belajar-mengajar para santri bisa kembali berjalan seperti sedia kala. (*)











