Kadiskominfo Kota Tangsel TB Asep Nurdin Jagokan Maroko Juara Piala Dunia 2026

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko tak hanya menyita perhatian pecinta sepak bola, tetapi juga sejumlah pejabat di Kota Tangsel. Salah satunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin, yang menjagokan Maroko sebagai calon juara.

Asep mengatakan, tim berjuluk Atlas Lions tersebut memiliki semangat juang yang tinggi dan mampu menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir meski tidak termasuk negara yang secara historis mendominasi sepak bola dunia.
“Saya mendukung Maroko karena merasa ada keterwakilan. Semangat juangnya luar biasa. Maroko bukan negara yang secara sejarah sepak bolanya menonjol, tetapi sekarang perkembangannya sangat luar biasa,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin, 15 Juni 2026.

Bacaan Lainnya

Asep memprediksi Maroko mampu melangkah hingga partai final dan akan berhadapan dengan Portugal yang juga menjadi salah satu tim favoritnya. “Saya berharap finalnya Maroko melawan Portugal. Portugal juga tim yang saya sukai,” tambahnya.

Ia menilai Maroko memiliki peluang besar melaju jauh dalam turnamen tersebut. Bahkan, hasil imbang 1-1 saat menghadapi Brasil dinilai menjadi bukti bahwa Maroko mampu bersaing dengan tim-tim kuat dunia.

“Lawan terberatnya menurut saya Brasil. Mereka bisa mengimbangi Brasil dan seharusnya bisa menang. Kalau melihat performanya, saya optimistis Maroko bisa mengatasi lawan-lawan lainnya,” jelasnya.

Asep juga mengaku mengagumi permainan bek kanan andalan Maroko, Achraf Hakimi. Menurutnya, pemain tersebut menjadi salah satu kunci kekuatan tim nasional Maroko. “Jagoan saya Hakimi. Dia pemain yang sangat keren dan punya kontribusi besar bagi timnya,” terangnya.

Asep memprediksi, untuk paga final Maroko akan menang dengan skor tipis 2-1. Ia bahkan menjagokan Brahim Díaz sebagai salah satu pencetak gol. “Yang penting menang. Prediksi saya 2-1 untuk Maroko dan salah satu gol dicetak Brahim Diaz,” tuturnya.

Lebih lanjut, Asep menilai perkembangan sepak bola dunia saat ini semakin merata. Jika dahulu keberhasilan sebuah tim sangat bergantung pada kemampuan individu pemain, kini permainan kolektif menjadi faktor yang lebih menentukan.

“Dulu sepak bola banyak mengandalkan skill individu. Siapa yang punya kemampuan menggiring bola lebih baik biasanya lebih menonjol. Sekarang berbeda, permainan kolektif jauh lebih penting,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan pemain bintang tidak akan berarti jika tidak mampu bekerja sama dengan tim secara keseluruhan. “Mega bintang tentu penting, tetapi kalau tidak bisa bekerja sama dengan tim, menurut saya tidak terlalu berpengaruh. Sepak bola bukan olahraga individu seperti pencak silat, melainkan permainan tim yang membutuhkan kerja sama seluruh pemain,” tutupnya. (*)

Pos terkait