TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Sabtu sore hingga Minggu dini hari mengakibatkan beberapa wilayah khususnya di Tangerang terendam banjir.
Seperti di Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, permukiman warga kembali, terendam banjir pada Minggu, dini hari, 5 April 2026. Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu sore hingga meluapnya Kali Angke.
Ketinggian air tercatat mencapai 60 hingga satu meter merendam permukiman tiga RW di wilayah tersebut. Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan lumpuhnya sejumlah titik yang terdampak.
Tak hanya di kampung Candulan, warga di beberapa wilayah di Kecamatan Ciledug pun terendam banjir.
Petugas gabungan di lingkup Pemkot Tangerang dibantu para relawan langsung diterjunkan guna melakukan penanganan. Terlebih membantu warga dalam upaya mengevakuasi ke lokasi aman, seperti rumah pemotongan hewan, masjid, hingga rumah kerabat. Namun, ada pula warga yang bertahan di lantai dua rumah mereka sambil menyelamatkan barang-barang berharga.
Salah seorang petugas, Agus mengatakan, hujan yang mengguyur sejak Sabtu sore mengakibatkan luapan air di Kali Angke. Air meluber ke wilayah permukiman warga hingga Minggu dini hari.
Dikatakannya, selain curah hujan yang tinggi, banjir juga dipicu oleh kiriman air dari wilayah Bogor.
“Sejak sore air di kali suda meluap, lalu makin tinggi saat malam hingga dini hari. Ini karena hujan deras dan juga kiriman dari Bogor.
“Padahal bendungan Polor sudah dilakukan pengerukan, tapi tetap masih meluber. Mungkin di Bogor hujannya deras,” kata Agus singkat dalam keterangannya.(*)











