TELUKNAGA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 3 Teluknaga memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan secara optimal selama bulan suci Ramadan. Meski seluruh siswa menjalankan ibadah puasa, semangat untuk menuntut ilmu tidak surut dan justru semakin diperkuat dengan berbagai pembiasaan positif di lingkungan sekolah.
Sejak awal Ramadan, pihak sekolah telah mengatur pola kegiatan pembelajaran agar tetap efektif namun tidak memberatkan siswa. Penyesuaian waktu belajar dilakukan tanpa mengurangi kualitas materi yang diberikan oleh para guru. Suasana sekolah pun tetap kondusif, dengan siswa mengikuti pelajaran secara tertib dan penuh tanggung jawab.
Kepala SMPN 3 Teluknaga Endaryanto menegaskan, bahwa Ramadan bukanlah alasan untuk menurunkan produktivitas. Sebaliknya, bulan penuh berkah ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter.
“Bulan suci Ramadan bukan sebuah halangan atau hambatan untuk tetap berprestasi. Justru di bulan ini anak-anak dilatih untuk lebih disiplin, lebih sabar, dan lebih mampu mengatur waktu antara ibadah dan belajar,” ujarnya kepada Bantekspres.co.id, Selasa 24 Febuari 2026.
Ia menekankan, bahwa konsistensi merupakan kunci utama dalam meraih keberhasilan. Menurutnya, siswa yang mampu menjaga semangat belajar saat berpuasa akan memiliki mental yang lebih kuat dan tangguh.
“Kami terus mengingatkan kepada seluruh siswa agar tetap fokus saat proses pembelajaran berlangsung. Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan. Tetap hadir tepat waktu, tetap mengerjakan tugas, dan tetap aktif di kelas adalah bentuk tanggung jawab sebagai pelajar,” paparnya.
Menurut Endaryanto, pembiasaan positif yang dilakukan selama Ramadan diharapkan dapat terus berlanjut di luar bulan suci. Selain kegiatan akademik, sekolah juga mendorong siswa untuk memperbanyak aktivitas keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan suasana religius sekaligus menambah keberkahan selama berada di lingkungan sekolah.
“Kami ingin nilai-nilai yang ditanamkan selama Ramadan, seperti kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian, tetap melekat dalam diri siswa meskipun Ramadan telah berlalu,” katanya.
Ia menjelaskan, para guru juga turut berperan aktif dalam memberikan motivasi kepada siswa agar tetap bersemangat menjalankan aktivitas belajar. Mereka tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga memberikan penguatan karakter dan nasihat-nasihat yang membangun.
“Dengan komitmen bersama antara pihak sekolah, guru, dan siswa, SMPN 3 Teluknaga optimistis proses pendidikan selama Ramadan tetap berjalan produktif. Semangat belajar yang terjaga di tengah ibadah puasa menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus meraih prestasi dan membentuk generasi yang unggul serta berakhlak mulia,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan











