TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Daan Mogot 1 Kota Tangerang secara resmi mengumumkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 5. Kebijakan ini diambil sehubungan dengan pelaksanaan ujian sekolah yang akan berlangsung pada, Senin, 4-8 Mei 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan ruang dan suasana yang tenang bagi para siswa kelas 6 yang tengah menempuh ujian akhir. Dengan berkurangnya aktivitas di lingkungan sekolah, diharapkan konsentrasi para peserta ujian dapat terjaga dengan maksimal tanpa gangguan suara atau keramaian di koridor kelas.
Berdasarkan pengumuman resmi sekolah, pelaksanaan PJJ ini akan berlangsung selama lima hari kerja, yakni mulai hari Senin hingga Jumat, tanggal 4 sampai 8 Mei 2026. Selama periode ini, para guru akan memberikan materi dan penugasan secara daring untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan efektif dari rumah.
Kepala SDN Daan Mogot 1, Fitriah Astuti, menjelaskan kebijakan ini telah melalui pertimbangan matang. Menurutnya, pemanfaatan teknologi pendidikan menjadi solusi agar hak belajar siswa kelas bawah tetap terpenuhi meski ruang kelas digunakan untuk kepentingan ujian.
“Selama pelaksanaan ujian sekolah bagi kelas 6 berlangsung pada tanggal 4 sampai 8 Mei nanti, kami memutuskan agar siswa kelas 1 sampai kelas 5 melakukan pembelajaran secara PJJ atau belajar dari rumah,” ujarnya saat diwawancarai oleh Bantenekspres.co.id, Minggu 3 Mei 2026.
Fitriah menambahkan, para guru telah menyiapkan modul dan platform digital yang biasa digunakan sekolah agar interaksi antara pendidik dan murid tetap terjaga. Ia menekankan, PJJ kali ini bukan merupakan hari libur, melainkan hanya perpindahan lokasi belajar dari ruang kelas ke rumah masing-masing.
Selain itu, pihak sekolah juga meminta kerja sama aktif dari para orang tua untuk mendampingi putra-putri mereka selama masa PJJ. Pengawasan orang tua dianggap krusial agar siswa tetap disiplin mengikuti jadwal pelajaran yang telah ditentukan oleh wali kelas melalui aplikasi komunikasi sekolah.
“Kami berharap para orang tua tetap memberikan dukungan penuh agar anak-anak tetap semangat belajar di rumah. Meskipun tidak hadir secara fisik di sekolah, target kurikulum dan pemberian materi tetap menjadi prioritas kami,” tambahnya.
Selain fokus pada PJJ, pihak sekolah juga memastikan kesiapan fasilitas bagi siswa kelas 6 yang mengikuti ujian. Sterilisasi ruang kelas dan pengaturan jarak duduk telah dilakukan sesuai prosedur untuk menjamin kenyamanan para peserta ujian dalam mengerjakan soal-soal kompetensi.
Lebih lanjut, setelah masa ujian dan PJJ berakhir, seluruh aktivitas pendidikan di SDN Daan Mogot 1 dipastikan akan kembali normal. Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dijadwalkan akan masuk sekolah kembali secara tatap muka pada hari Sabtu, 9 Mei 2026. (*)











