RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 2 Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menggelar kegiatan In House Training (IHT) pengembangan kompetensi guru yang dirangkaikan dengan sosialisasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) kepada seluruh tenaga pendidik di lingkungan sekolah tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus mempersiapkan guru menghadapi pelaksanaan TKA yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang sekolah itu diikuti secara penuh oleh seluruh guru SMPN 2 Rajeg. Dalam pelaksanaannya, para guru mendapatkan pembekalan materi terkait peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian, serta pemahaman teknis mengenai pelaksanaan TKA.
Kepala SMPN 2 Rajeg, Timing Merawati, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis sekolah dalam menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh guru di SMPN 2 Rajeg terus berkembang dan tidak berhenti belajar. Dunia pendidikan bergerak sangat cepat, sehingga guru harus mampu menyesuaikan diri, meningkatkan kualitas mengajar, serta memperkuat kompetensi sesuai bidangnya masing-masing,” ujar Timing Merawati kepada Bantenekspres.co.id usia memberikan materi training, Kamis 12 Febuari 2026.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kualitas guru sebagai ujung tombak pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, melalui kegiatan IHT ini, sekolah mendorong para guru untuk lebih inovatif, kreatif, dan adaptif dalam menyampaikan materi kepada siswa.
“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi momentum refleksi bersama. Kami ingin para guru mampu mengevaluasi metode pembelajaran yang selama ini digunakan, kemudian mengembangkan strategi yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini,” paparnya.
Selain pengembangan kompetensi, sosialisasi TKA juga menjadi agenda penting dalam kegiatan tersebut. Para guru diberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme, tujuan, serta teknis pelaksanaan TKA yang akan digelar pada April mendatang.
“Dengan digelarnya In House Training dan sosialisasi TKA ini, SMPN 2 Rajeg menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan serta mempersiapkan seluruh tenaga pendidik agar semakin profesional dalam menjalankan tugasnya. Sekolah berharap upaya tersebut dapat berdampak positif terhadap prestasi dan perkembangan akademik siswa di masa mendatang,” katanya.
Timing menjelaskan, bahwa sosialisasi ini bertujuan agar para guru memiliki kesiapan yang matang dan memahami peran masing-masing dalam menyukseskan pelaksanaan TKA.
“Kami ingin seluruh guru memahami substansi TKA, baik dari sisi teknis maupun esensinya. TKA bukan hanya soal pelaksanaan ujian, tetapi bagaimana kita mempersiapkan peserta didik dengan pembelajaran yang berkualitas dan terarah,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarguru dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan kompetensi yang terus diasah melalui pelatihan internal, diharapkan para guru dapat mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian yang dimiliki.
“Guru harus mengajar sesuai kompetensinya. Dengan begitu, proses pembelajaran akan lebih optimal dan siswa pun dapat menerima materi dengan lebih baik. Melalui training ini, kami ingin memperkuat profesionalisme guru agar benar-benar menjadi pendidik yang kompeten dan berintegritas,” tegas Timing.
Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini dapat membangun budaya belajar di kalangan guru, sehingga peningkatan kompetensi tidak hanya dilakukan saat ada pelatihan resmi, tetapi menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.
“Kami ingin membangun budaya sekolah yang terus belajar. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga terus mengembangkan diri. Ketika guru meningkat, maka mutu pendidikan di SMPN 2 Rajeg juga akan ikut meningkat,” tutupnya. (*)











