PAGEDANGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Suasana kebersamaan tampak jelas di SMPN 2 Pagedangan, kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, saat para siswa mengikuti kegiatan makan bersama dengan menu Makanan Bergizi (MBG). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang kelas masing-masing pada saat jam istirahat dan diikuti oleh siswa dengan penuh antusias.
Makan bersama ini menjadi momen kebersamaan yang sederhana namun bermakna. Para siswa duduk bersama teman sekelas, menikmati hidangan MBG yang telah disediakan, sambil saling berinteraksi dan berbagi cerita. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengisi waktu istirahat, tetapi juga untuk membangun kekompakan, kebersamaan, serta mempererat hubungan sosial antar siswa di lingkungan sekolah.
Kepala SMPN 2 Pagedangan, Agus Santosa, menyampaikan bahwa kegiatan makan bersama dengan menu MBG merupakan salah satu upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan harmonis.
“Kami ingin sekolah bukan hanya menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga tempat membangun kebersamaan dan karakter siswa. Melalui kegiatan makan bersama ini, siswa diajak untuk saling menghargai, kompak, dan membangun rasa kebersamaan,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 9 Febuari 2026.
Menurut Agus, pelaksanaan makan bersama di ruang kelas juga memberikan suasana yang lebih akrab dan tertib. Guru turut mengawasi jalannya kegiatan agar siswa tetap menjaga kebersihan, kerapian, serta etika selama makan.
“Kami membiasakan siswa makan dengan tertib, membersihkan kembali ruang kelas setelah makan, dan membuang sampah pada tempatnya. Ini bagian dari pendidikan karakter dan pembiasaan hidup bersih dan sehat,” paarnya.
Lebih lanjut, Agus Santosa menegaskan bahwa menu MBG yang diberikan kepada siswa telah melalui perhitungan kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan usia sekolah.
“Menu MBG ini sudah ditentukan nilai gizinya, mulai dari karbohidrat, protein, hingga sayur dan buah. Tujuannya agar asupan gizi siswa terpenuhi dan berdampak positif terhadap kesehatan serta konsentrasi belajar mereka,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pemenuhan gizi yang baik sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran di sekolah. Siswa yang sehat secara fisik akan lebih fokus, aktif, dan semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
“Kami percaya bahwa gizi yang baik akan mendukung prestasi belajar siswa. Ketika kondisi tubuh mereka sehat, maka daya serap terhadap pelajaran juga akan lebih maksimal,” jelasnya
Selain meningkatkan kualitas gizi, kegiatan makan bersama ini juga dinilai mampu menumbuhkan rasa kebersamaan tanpa sekat. Siswa dari berbagai latar belakang dapat duduk bersama, menikmati makanan yang sama, dan saling berinteraksi dengan suasana penuh keakraban.
“Kegiatan ini mengajarkan kesederhanaan dan kebersamaan. Semua siswa makan menu yang sama, duduk bersama, dan menikmati momen tersebut tanpa perbedaan,” ujarnya.
Agus Santosa berharap kegiatan makan bersama dengan menu MBG dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi budaya positif di SMPN 2 Pagedangan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan, karena manfaatnya sangat besar, baik untuk kesehatan siswa maupun pembentukan karakter mereka. Sekolah akan terus mendukung program-program yang berdampak positif bagi perkembangan siswa,” tutupnya.(*)











