Dewan Dorong Kutil Cimone Bertransformasi Menuju Sektor Industri Perikanan

TANGERANG – Berawal dari inisiasi program pemerintah di tengah himpitan pandemi COVID-19 lima tahun silam, Kelompok Usaha Ternak Ikan Lele (Kutil) di bilangan Cimone,Kecamatan Karawaci kini berhasil membuktikan diri. Komunitas ini bertransformasi dari sekadar gerakan sosial menjadi sektor industri budidaya ikan yang berdampak nyata bagi ekonomi kerakyatan di Kota Tangerang.

Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang sekaligus Pembina Kutil, Andri S. Permana, menyatakan apresiasi mendalam atas konsistensi para penggiat di wilayah. Menurutnya, Kutil telah berhasil “naik kelas” dengan melibatkan berbagai instrumen masyarakat dalam proses produksi hingga pemasaran.

Bacaan Lainnya

Menurut okitisi dari PDI-Perjuangan ini, bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama produktivitas. Kutil kini bukan lagi sekadar simbol bertahan hidup, melainkan instrumen strategis pendukung program Pemerintah Kota Tangerang.

“Kutil hadir tidak hanya sebagai simbol ketahanan pangan di era COVID-19, tapi hari ini menjadi instrumen untuk menyelesaikan program Pak Wali Kota, terutama terkait ‘Gampang Sembako’ dan ‘Gampang Kerja’,” ungkap Andri saat ditemui di lokasi pada kegiatan Lustrum Kutil, Kamis,5 Februari 2026.

“Pelibatan masyarakat di sini menciptakan lapangan kerja baru dan menjamin ketersediaan pangan protein bagi warga sekitar,” sambungnya.

Andri mengatakan, keberhasilan Kutil di bilangan Cimone diharapkan menjadi pilot project atau percontohan bagi wilayah lain di Kota Tangerang.

Dia menegaskan, bahwa program pemerintah yang didanai APBD, jika dikelola dengan kesadaran penuh dan keseriusan akan memberikan dampak masif bagi masyarakat.

Dia optimis, meski ditengah keterbatasan lahan, kelompok usaha ternak ikan lele ini terus mampu meningkatkan jumlah produksinya melalui teknologi tepat guna.

“Produksi lele dari komunitas ini membuat ketersediaan pangan bagi masyarakat sekitar menjadi lebih terjangkau,” ujar Andri.

DIa juga berharap, kelompok usaha ternak ikan lele ini juga terus memperluas jejaring pendistribusian hasil produksinya ke pasar yang lebih luas.

“Mimpi kita ke depan adalah menuju sektor industri. Karena bicara kebutuhan pasar, permintaannya semakin banyak. Kami akan mendorong penggunaan teknologi untuk meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan,” pungkasnya.

Andri menambahkan, pihaknya memiliki visi besar untuk membawa komunitas ini ke arah industrialisasi perikanan guna memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.(*)

 

Reporter : Abdul Aziz

 

Pos terkait