TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Cuaca Ekstrem beberapa pekan terakhir ini di beberapa wilayah termasuk Kota Tangerang menjadi perhatian seluruh pihak guna mengantisipasi bencana, seperti banjir dan lainnya.
Seperti Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang, lembaga kemanusiaan ini menggelar pembekalan calon relawan melalui pendidikan dan pelatihan Korps Sukarela (KSR) dalam upaya menghadapi kegawatdaruratan bencana, di Markas PMI Kota Tangerang, Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang.
Diklat KSR angkatan 13 ini diikuti oleh delapan orang calon relawan yang lolos seleksi dari total 80 pendaftar.
Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah mengatakan, delapan calon relawan ini hasil penjaringan dari 30 peserta yang mengikuti kegiatan orientasi kepalangmerahan yang dilaksanakan di Gedung Cisadane pada November 2025 lalu.
Oman menegaskan, pendidikan dan latihan (Diklat) KSR ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme relawan.
“Saya ingin calon relawan KSR yang sudah bertahan hingga hari ini bisa menjadi pelopor untuk teman-teman KSR yang tidak hanya memiliki skill saja, tapi juga memiliki sertifikasi,” kata Oman dalam keterangannya, Kamis, 15 Januari 2025.
Dia memaparkan, pelaksanaan Diklat KSR PMI Kota Tangerang angkatan 13 ini diharapkan dapat membentuk sumber daya manusia yang unggul serta memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang kegawatdaruratan, khususnya pertolongan pertama.
“Misalkan ada kejadian seperti kecelakaan lalu lintas, kebencanaan, penyakit, dan sebagainya, kita bisa terlibat dengan materi yang telah disampaikan di proses DIKLAT ini,” paparnya.
Oman juga berharap, para relawan PMI Kota Tangerang dapat bersikap sigap dan responsif dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan di wilayahnya.
“Untuk teman-teman yang hari ini datang, semoga bisa menjadi pelopor di pelatihan berikutnya karena PMI juga membutuhkan tenaga-tenaga relawan KSR, TSR, dan PMR untuk bisa terjun ketika ada kebencanaan seperti banjir, kebakaran, dan sebagainya,” pungkasnya.
Salah satu calon relawan KSR angkatan 13, Intan Auri menyampaikan, bahwa keterlibatannya dalam KSR sejalan dengan latar belakang pendidikannya sebagai mahasiswi keperawatan.
“Aku mengikuti KSR itu karena aku ingin bermanfaat bagi orang banyak dan kampus aku kan dari ruang lingkup kesehatan matra atau gawat darurat, jadi aku ingin terjun langsung dan bermanfaat untuk banyak orang,” kata Intan.(*)
Reporter : Abdul Aziz










