IHT Literasi Numerasi Sebagai Peningkatan Kompetensi Para Guru

Para guru SMPN 5 Cikupa, saat mengikuti kegiatan Workshop IHT Literasi Numerasi dalam rangka meningkatkan kompetensi para guru. Randy/Bantenekspres.co.id

CIKUPA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, SMPN 5 Cikupa, kecamatan Cikupa, menggelar In Hous Traning (IHT) Literasi Numerasi yang di ikuti oleh para guru SMPN 5 Curug agar para guru mempunyai kompetensi yang berkualitas dalam memberikan pembelajaran kepada siswa.

Dalam IHT tersebut, kepala SMPN 5 Cikupa Nurhikmah menjadi narasumber IHT. Bahkan, kepala sekolah juga memberikan materi tentang kompetensi guru agar bisa mengajar sesuai dengan kurikulum dan juga materi yang diberikan bisa di terima oleh para siswa. IHT juga, sebagai wadah para guru untuk bisa saling tukar pikiran dan informasi dalam mengajar.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 5 Cikupa Nurhikmah mengatakan, bahwa IHT Literasi Numerasi sebagai peningkatan kompetensi guru SMPN 5 agar guru mempunyai kompetensi dalam mengajar dan juga upgrade kemampuan mengajar mereka. Sehingga, mereka jadi tahu apa yang harus dilakukan saat mengajar siswa di era saat ini.

“IHT Literasi Numerasi ini sengaja kami buat di sekolah agar para guru bisa ikut, selain itu juga tidak menggunakan biaya karena di buat di sekolah dan kebetulan narasumber saya sendiri sehingga lebih menghemat biaya. Yang penting dalam kegiatan ini, kompetensi guru bisa bertambah,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id usai memberikan materi IHT, Senin 20 Oktober 2025.

Nurhikmah menambahkan, dampak dari mengikuti IHT Literasi Numerasi diantaranya peningkatan kompetensi, efesiensi, fleksibilitas, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Jadi, sangat bermanfaat bagi para guru sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh mengikuti pelatihan ITH di luaran sekolah selagi memang sekolah bisa menggelar workshop tersebut.

“Selain bisa meningkatkan kompetensi ini, adanya IHT bisa juga bisa meningkatkan kekompakan antar guru. Bahkan, para guru juga bisa sharing tentang mengajar. Karena, memang penting untuk bisa sharing dan berbagi pengalaman saat mengajar,”paparnya.

Ia menjelaskan, para guru bisa juga menerapkan ilmu yang mereka dapat dalam workshop tersebut, sehingga para guru bisa mengajar dengan gaya baru dan juga bisa membuat siswa lebih mengerti dalam pembelajaran. Karena, saat workshop para guru juga bisa mengimplementasikan dengan kurikulum yang saat ini digunakan.

“Saya berharap, dengan workshop ini kompetensi guru SMPN 5 Cikupa bisa meningkat. Karena, memang peningkatan kompetensi guru sangat penting dan wajib dilakukan oleh sekolah agar para guru bisa menjadi guru yang berkualitas,”tutupnya. (*)

 

Pos terkait