TAKTAKAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pelantikan tujuh pejabat eselon II Kota Serang yang digelar pada Senin 1 September 2025 berlangsung tidak biasa. Alih-alih di gedung pemerintahan, acara tersebut dilaksanakan di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menjelaskan alasan pemilihan lokasi tersebut. Menurutnya, hal ini untuk efisiensi anggaran sekaligus memberikan pesan moral kepada pejabat baru.
“ini untuk efisiensi, menyesuaikan kondisi keuangan daerah, sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Kedua, supaya teman-teman OPD bisa melihat langsung bahwa pelayanan publik itu bermula dari sini. Ujung tombak penataan kota, kebersihan, dan pelayanan masyarakat itu salah satunya ada di tempat pembuangan sampah,” ujarnya.
Budi berharap pelantikan tersebut menjadi momentum agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berkolaborasi menyelesaikan persoalan sampah. “Masalah sampah bukan hanya tugas DLH, tetapi semua OPD harus berkolaborasi agar permasalahan di Kota Serang bisa dituntaskan bersama,” kata Budi.
Ia juga menegaskan, langkah ini adalah inisiatif pribadinya untuk menunjukkan kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan. “Seorang pemimpin harus turun ke lapangan, melihat kondisi riil pelayanan publik, bukan hanya menerima laporan dari bawahan,” ujarnya.
Menurut Budi, pelantikan di TPSA Cilowong merupakan yang pertama kali dilakukan di Kota Serang, dan diharapkan menjadi teladan bagi pejabat agar bekerja lebih dekat dengan masyarakat. (*)










