SDN Kresek I Manfaatkan Barang Bekas Untuk di Jadikan Taman

SDN Kresek I memiliki taman yang berasal dari barang bekas yang di olah kembali sebagai aksesoris taman agar tambah indah dan cantik. Randy/Bantenekspres.co.id

KRESEK,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Kresek I, Kecamatan Kresek, memiliki taman yang di buat dari bahan bekas yang bisa di olah dan di jadikan hiasan untuk taman tersebut. Bahkan, taman yang ada di sudut sekolah bisa dijadikan tempat belajar siswa dan tempat orangtua menunggu anaknya.

Selain itu, taman tersebut mengusung konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) yang artinya barang-barang bekas di daur ulang dan jadikan sebagai hiasan untuk taman tersebut. Karena, dengan cara tersebut bisa mengurangi sampah dan sekolah melakukan proses daur ulang sampaj agar bisa digunakan kembali.

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Kresek I Nurjanah mengatakan, penggunaan barang bekas untuk taman salah satu cara pihaknya mengehemat biaya untuk pembuatan taman, bahkan barang bekas yang digunakan masih layak untuk menjadi sebuah hiasan di dalam taman yang ada di SDN Kresek I.

“Bahan yang digunakan adalah ban bekas dan beberapa bahan lainnya, dengan cara tersebut kita bisa menghemat biaya untuk pembuatan taman. Jadi, tidak perlu mengeluarkan biaya besar membuat taman karena cukup dengan mengolah barang bekas saja bisa digunakan,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 1 September 2025.

Nurjanah menambahkan, adanya taman bisa digunakan siswa untuk kegiatan belajar praktek, bisa juga di pakai orangtua untuk menunggu anaknya. Jadi, adanya taman bisa sangat bermanfaat bagi SDN Kresek I.

“Adanya taman ini memang sangat berguna, jadi bisa digunakan macam kegiatan. Yang jelas, taman sebagai pelengkap sarana dan prasarana SDN Kresek I. Walaupun hanya menggunakan barang bekas, tetapi bisa jadi cantik dan indah tamanya,”paparnya.

Ia menjelaskan, bahwa pemanfaatan barang bekas bisa diterapkan kepada siswa, karena dengan mengolah dan mendaur ulang sampah bisa mengurangi tumpukan sampah. Tentunya, sampah yang di daur ulang adalah sampah yang benar-benar bisa di olah kembali.

“Kami juga sudah menerapkan kepada siswa untuk melakukan pengolahan barang bekas, bawang yang di olah siswa bisa menjadi be berbagai alat dan hiasan di SDN Kresek I,”tutupnya. (*)

Pos terkait