Sebab, banyak kerusakan bangunan yang perlu diperbaiki. Seperti perbaikan sumber kebocoran dan perlu dipasang atap pada pinggir selasar mulai dari lantai 1 sampai lantai 3.
Dia menyebut, sumber banjir dilantai 2 bukan hanya dari atap bangunan yang bocor. Namun, banyaknya paralon pembuangan air yang pecah. Terlebih ketika hujan deras adanya luapan air dari lantai 1 melalui paralon pembuangan air.
“Ini aneh, air dari lantai 1 meluap melalui paralon pembuangan di lantai 2, jadi air dari bawah malah naik ke atas,” ungkapnya.
Menurut Gufron, bangunan Pasar Anyar yang baru saja dilakukan revitalisasi oleh pemerintah pusat belum bisa dinyatakan layak fungsi. Bahkan,
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kota Tangerang dalam surat yang disampaikan ke Balai Prasarana, Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Banten bangunan Pasar Anyar belum layak fungsi.











