Dia mengatakan, bangunan ini baru rampung dikerjakan PT PP Urban sebagai pelaksana proyek revitalisasi. Berdasarkan informasi, saat ini bangunan ini masih dalam tahap perawatan pelaksana. Imran mengaku setelah pindah berjualan dari tempat relokasi ke dalam bangunan baru Pasar Anyar tidak terlihat pekerja PT Urban melakukan perbaikan kerusakan-kerusakan gedung tersebut.
Senada dikatakan Gufron, menurutnya, atap bangunan Pasar Anyar yang bocor hanya ditambal menggunakan cat pelapis anti bocor.
“Pekerjanya bilang, hanya ditambal cat pelapis anti bocor, katanya gak bisa tahan lama. Itu juga baru beberapa titik. Sedangkan sumber bocor bukan hanya dari atap tapi yang lebih parah dari sambungan dak beton,” ungkap Gufron, pemilik toko kitab.
Berdasarkan informasi, kata Gufron di masa perawatan bangunan baru Pasar Anyar ini, pelaksana hanya mengerjakan 2-3 orang saja. Menurutnya, kerusakan bangunan ini perlu ditangani tenaga profesional.











