KOTA TANGERANG—Hujan deras akhir pekan kemarin menguak fakta di Pasar Anyar. Atap bocor. Saluran pembuangan air pecah dan mampet. Kios yang ada di lantai 1 hingga 3 banjir. Padahal, gedung baru Pasar Anyar yang menghabiskan anggaran Rp 123,8 miliar itu, baru selesai pembangunan sekitar satu bulan lalu. Pedagang menilai Pasar Anyar belum layak difungsikan. Masih perlu banyak perbaikan.
Saat ini belum dioperasikan. Belum semua pedagang menempati kios. PT PP Urban sebagai pelaksana pembangunan gedung masih punya tanggungjawab melakukan perbaikan di masa perawatan hingga 6 bulan ke depan.
Pemkot Tangerang melalui Balai Prasarana, Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Banten sudah meminta PT PP Urban secepatnya membereskan atap yang bocor dan memperbaiki saluran air. Namun, hanya ada satu pekerja yang melakukan perbaikan.
“Kayanya cuma seorang pekerja, itu juga benerin roolingdoor yang pada rusak,” kata Imran, salah satu pedagang Pasar Anyar.











