“Dengan terbiasa maka saya optimis kemampuan atlet biliar akan semakin berkembang. Harapan saya ke depannya nanti Banten memiliki atlet muda berprestasi untuk regenerasi prestasi,” tegasnya.
Ia menambahkan dengan adanya rumah biliar miliknya maka atlet biliar binaan yang kini mempersiapkan diri untuk PON 2028 mendatang bisa berlatih maksimal sehingga kemampuannya semakin meningkat.
“Biliar salah satu olahraga yang terus menyumbangkan medali di perhelatan PON. Untuk PON NTT dan NTB kami jauh-jauh hari mempersiapkan diri agar target untuk mendapatkan medali emas bisa terwujud,” tegasnya.
Sementara itu atlet biliar Banten Ari Ka Raya mengatakan, memang atlet butuh meja yang sesuai standar karena saat bertanding tuan rumah kejuaraan atau PON menggunakan meja sesuai standar. Jadi kehadiran Campus Billiard juga membantu atlet Banten untuk berlatih maksimal.
“Saya biasanya berlatih minimal satu hari 4 jam. Latihan ini membuat kemampuan saya semakin bagus karena untuk olahraga biliar lawannya adalah diri sendiri dimana olahraga terukur harus berlatih agar keterampilan saya semakin bagus. Untuk target saya ingin meraih medali emas di PON 2028 mendatang,” tegasnya.(hendra/apw)











