PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Pangadengan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terus dikebut menyalurkan bantuan pangan dari Bulog untuk ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pendistribusian yang berlangsung di aula kantor desa setempat ini sudah berjalan sejak Jumat pekan lalu.
Kepala Desa Pangadengan Hasan Sudrajad, melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Rojali Saputra mengungkapkan, bantuan ini dirapel untuk alokasi dua bulan sekaligus, yaitu periode Maret dan April. Total sasaran penerima di Desa Pangadengan mencapai 1.945 KPM.
”Setiap KPM menerima paket bantuan berupa beras seberat 10 kg yang dikali 2 kemasan, serta minyak goreng Minyakita sebanyak 4 liter dalam 4 kemasan,” ujar Rojali saat memberikan keterangan di lokasi penyaluran.
Pihak pemerintah desa memastikan proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tertib.
Berdasarkan data terbaru per hari ini, mayoritas bantuan telah berhasil diserahkan kepada warga yang berhak.
Berikut rincian mutakhir realisasi pendistribusian bantuan pangan di Desa Pangadengan sekitar pukul 11.30 WIB. Diserahkan langsung (Tanpa Perantara) 1.331 paket, diwakilkan (Masih 1 KK Inti) 212 paket, diwakilkan (Beda KK) 147 paket, penerima pengganti (antar KK) 110 paket dan sisa paket belum diambil 145 paket.
”Kami mengutamakan penyerahan langsung tanpa perantara untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran. Namun, bagi warga yang berhalangan hadir karena sakit atau bekerja, mekanismenya bisa diwakilkan oleh keluarga inti atau melalui prosedur penerima pengganti yang sah sesuai regulasi,” jelas Rojali.
Dengan tersisanya 145 paket lagi, persentase penyaluran bantuan pangan di Desa Pangadengan kini telah mencapai lebih dari 92 persen.
Pemerintah desa mengimbau bagi warga yang merasa masuk dalam daftar KPM dan belum mengambil haknya, agar segera mendatangi aula kantor desa dengan membawa dokumen persyaratan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Program bantuan pangan Bulog ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran dapur masyarakat Desa Pangadengan, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras dan minyak goreng. (*)











