PSEL Mangkrak, Pemkot Diminta Putus MoU

PSEL
Kendaraan alat berat tengah mengurai hubungan sampah di TPA Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari. (Credit: Abdul Aziz Muslim/Banten Ekspres)

Apabila PT. Oligo tidak dapat melaksanakan proyek tek­nologi PSEL, lanjut Bambang, atas nama masyarakat ter­dampak mendesak kepada Pemkot Tangerang untuk se­gera mengambil langkah ‘Political Will’ dengan memu­tus perjanjian kerjasama.

“Sebagai masyarakat yang terdampak TPA Rawa Kucing pada prinsipnya saya setuju jika TPA Rawa Kucing di tutup. Maka itu saya meminta Peme­rintah Kota Tangerang segera melakukan evaluasi terhadap Mou perjanjian kerjasama PSEL bersama PT Oligo terse­but,” tegas Bambang.

Bacaan Lainnya

“Pemkot Tangerang segera melakukan tindakan, memu­tuskan kerjasama dengan PT Oligo, karena kita ingin Kota Tangerang bebas sampah (Ze­ro Waste),” tandasnya lagi.

Senada dikatakan anggota DPRD Kota Tangerang, Apa­nudin. Dia menilai PT Oligo Infra Swarna Nusantara (Oligo) selaku investor tidak serius mengerjakan PSEL tersebut.

“Saya pikir nggak ada kese­riusan dari pihak Oligonya. Kalau mereka tidak mau serius dari kesepakatan itu, saya pikir Pemkot Tangerang harus mengambil sikap-lah. Karena permasalahan sampah itu sangat krusial di Kota Tange­rang,” ungkap Apanudin.

Pos terkait