“Saya intinya ke depan BPKP ini ingin pemerintah kota bersinergis dalam rangka untuk pendampingan. Jadi baik dari kejaksaan dan BPKP mendampingi seluruh kegiatan yang ada di Kota Serang,” katanya.
Terkait anggaran sebesar Rp18 miliar yang belum terpetakan dalam pohon faktor program dan kegiatan, Budi mengaku belum mengetahui secara rinci persoalan tersebut. Ia menyatakan akan memanggil sejumlah pihak terkait untuk meminta penjelasan dan segera menyelesaikan permasalahan itu agar tidak berdampak pada pelaksanaan program pemerintah.
“Terkait apa yang 18 miliar belum terpetakan itu, lagi saya panggil, saya lagi bicara itu di mana letaknya gitu. Karena saya belum tahu tadi sih ketemu saya tidak bahas itu,” paparnya. (ald)











