“Kami kan tupoksi sudah tidak audit lagi sebenarnya, kami kan tadi bicaranya tata kelola, manajemen risiko sama pengendalian. Jadi memperbaiki atau menjagalah istilahnya kualitas tata kelolanya gitu,” tuturnya.
Ia menyampaikan bahwa kualitas perencanaan di Kota Serang sudah cukup baik. Menurutnya, perencanaan yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan adanya upaya untuk menyusun program dan kegiatan secara terarah dan terukur, meskipun masih terdapat beberapa catatan yang perlu ditindaklanjuti untuk lebih menyempurnakan proses perencanaan ke depan.
“Di Kota Serang secara keseluruhan lumayanlah sebenarnya, kalau kita lihat yang terpetakan itu banyak. Kelima program itu bagus gitu. Yang tidak terpetakannya sedikitlah gitu,” katanya.
Meskipun begitu, ia menjelaskan bahwa secara umum program yang tidak efektif jumlahnya relatif kecil. Dari total Rp280 miliar dana program kegiatan yang ditelaah, sebanyak Rp260 miliar di antaranya sudah terpetakan dengan baik.











