Polres Tangsel Bentuk Satgas Khusus Berantas Begal dan Kejahatan Jalanan

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan (tengah) foto bersama anggota. Humas Polres Tangsel For Bantenekspres.co.id

 

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Polres Tangsel membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani aksi begal dan berbagai tindak kejahatan jalanan yang belakangan meresahkan masyarakat di wilayah hukul Polres Tangsel.

Bacaan Lainnya

Pembentukan satgas tersebut dilakukan sebagai langkah memperkuat penindakan terhadap kasus pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor hingga aksi kriminalitas lain yang kerap terjadi di jalanan.

Kasi Humas Polres Tangsel Ipda Yudhi Susanto mengatakan, pembentukan satgas merupakan tindak lanjut arahan dari Polda Metro Jaya dalam upaya menekan angka kriminalitas jalanan. Menurutnya, satgas melibatkan gabungan personel dari berbagai fungsi operasional di lingkungan Polres Tangsel dan polsek jajaran.

“Anggota satgas penanganan begal ini gabungan dari fungsi operasional seperti lantas, reskrim, narkoba dan polsek jajaran,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin, 25 Mei 2026.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan mengungkapkan, dalam sepekan terakhir pihaknya berhasil mengungkap 14 kasus kriminalitas dengan total 16 tersangka yang berhasil diamankan.
Kasus yang berhasil diungkap di antaranya pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian kabel fiber optik hingga pembobolan minimarket.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian yakni aksi pencurian dengan kekerasan di wilayah Cisauk yang menimpa seorang perempuan hingga kendaraan roda empat miliknya dibawa kabur pelaku.

“Dalam kasus ini satu pelaku berhasil diamankan, sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan berstatus DPO,” katanya.

Selain itu, polisi juga berhasil mengungkap lima kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Kelapa Dua dan Pondok Aren.
Polres Tangsel turut membongkar aksi pencurian kabel fiber optik yang dilakukan komplotan spesialis dengan menangkap empat tersangka.

Tidak hanya itu, seorang pelaku spesialis pembobolan minimarket Alfamart juga berhasil diamankan. Pelaku diketahui beraksi di lima lokasi berbeda di wilayah Pondok Aren dan Kelapa Dua.

“Kasus pembobolan minimarket ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan lokasi kejadian lainnya,” jelasnya.

Wira menegaskan, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Masyarakat juga diminta segera melapor melalui layanan darurat 110 apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas maupun menjadi korban kejahatan.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan, khususnya begal yang meresahkan masyarakat,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait