Tagana Kota Tangerang Edukasi Kesiapsiagaan Bencana di SMPN 32 Tangerang

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang, mengajarkan siswa langkah-langkah penyelamatan diri saat kondisi darurat terjadi di lingkungan sekitar. Dhuyuf/bantenekspres.co.id.

 

CIPONDOH,BANTENEKSPRES.CO.ID – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang bersama Dinas Sosial Kota Tangerang menggelar program “Tagana Masuk Sekolah” di SMPN 32 Kota Tangerang, Selasa (20/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada para siswa sejak usia dini.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diikuti ratusan siswa di lingkungan SMPN 32 Kota Tangerang. Pada kegiatan ini juga para anggota Tagana turut memberikan materi dasar mengenai penanggulangan bencana melalui penyuluhan dan simulasi langsung di lapangan sekolah.

Selain itu, para siswa diperkenalkan pada berbagai jenis bencana yang berpotensi akan terjadi di lingkungan sekitar, mulai dari banjir, gempa bumi, hingga kebakaran. Siswa juga diajarkan langkah-langkah penyelamatan diri saat kondisi darurat terjadi.

Kegiatan simulasi ini menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian siswa. Dalam simulasi tersebut, para siswa diarahkan untuk mempraktikkan prosedur evakuasi secara tertib dan cepat sesuai arahan petugas Tagana.

Humas SMPN 32 Kota Tangerang, Basuni, mengatakan kegiatan edukasi kebencanaan sangat penting untuk membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya kesiapsiagaan sejak dini.

“Melalui program Tagana Masuk Sekolah ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan tindakan ketika menghadapi situasi darurat bencana,” ujarnya, Senin 25 Mei 2026.

Ia menilai kolaborasi antara sekolah, Tagana, dan Dinas Sosial menjadi langkah positif dalam meningkatkan pengetahuan kebencanaan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter tangguh bagi para siswa.

Basuni menambahkan, melalui kegiatan ini dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa dikarenakan materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktik langsung di lapangan.

“Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti simulasi. Mereka jadi mengetahui bagaimana cara menyelamatkan diri dan membantu teman ketika terjadi bencana,” katanya.

Selain penyuluhan, anggota Tagana juga mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan dan tidak panik saat menghadapi kondisi darurat. Sikap sigap dan disiplin dinilai menjadi kunci utama dalam proses evakuasi.

Ke depan, program Tagana Masuk Sekolah ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah di Kota Tangerang. Edukasi kebencanaan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun budaya sadar bencana di kalangan pelajar.

Dengan adanya kegiatan tersebut, SMPN 32 Kota Tangerang berharap para siswa mampu menjadi generasi yang lebih tanggap, peduli, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa mendatang. (*)

 

Pos terkait