TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Penjualan sapi kurban di sejumlah lapak di Kabupaten Tangerang mulai menunjukkan peningkatan. Para pedagang mengaku jumlah pembeli tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, terutama untuk jenis sapi.
Salah seorang pedagang hewan kurban, Komar, mengatakan peningkatan penjualan sapi mencapai sekitar 80 persen. Kondisi tersebut membuat para pedagang merasa lebih optimistis menghadapi musim kurban tahun ini.
“Alhamdulillah peningkatannya bagus tahun ini. Kalau untuk kambing atau domba memang masih kurang,” ujar Komar saat ditemui di lokasi penjualan hewan kurban, Senin 25 Mei 2026.
Komar menjelaskan, sapi masih menjadi pilihan utama masyarakat. Ia menyediakan beberapa jenis sapi, mulai dari Limosin, Peranakan Ongole (PO), hingga sapi Kupang.
“Kita ada tiga jenis. Limosin, PO, sama Kupang,” katanya.
Komar menuturkan, sebagian besar sapi yang ia jual didatangkan dari Palembang. Meski enggan menyebutkan angka penjualan secara rinci, ia mengaku puluhan ekor sapi sudah berhasil terjual.
“Ya lumayan, sekitar 40 sampai 50 persen sudah terjual,” katanya.
Terkait harga, Komar memilih tidak membeberkan nominal penjualan. Menurutnya, harga hewan kurban antar pedagang berbeda-beda dan menjadi bagian dari strategi masing-masing penjual.
“Kalau soal harga itu internal pedagang. Enggak enak juga sama teman-teman pedagang lain,” katanya.
Meski demikian, suasana lapak penjualan hewan kurban mulai ramai didatangi calon pembeli. Banyak warga mulai berburu sapi kurban sejak jauh hari.
“Kalau untuk sapi biasanya beli jauh-jauh hari, biar bisa milih hewan yang sesuai kebutuhan dan anggaran,” ucapnya. (*)











